Pojokkiri.com, – SAMPANG — Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sampang turun drastis sepanjang 2026. Data Satlantas Polres Sampang mencatat kecelakaan turun dari 225 kasus (2025) menjadi 149 kasus (Januari–September 2026). Korban jiwa pun merosot tajam dari 93 orang menjadi 35 orang, dengan kerugian materiel berkurang dari Rp705 juta menjadi Rp376,45 juta.

“Melihat tren hingga akhir September ini, kami optimistis angka kecelakaan sampai Desember mendatang akan jauh lebih rendah dibanding 2025,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Sampang, Ipda Nasrun Wijaya Santoso, Rabu (23/9/2026).
Ditambahkan Ipda Nasrun, meski angka kecelakaan turun, kelalaian manusia (human error) 61% masih mendominasi pemicu utama, disusul Prasarana & Lingkungan sebesar 30%, serta Teknis Kendaraan sekitar 9%
Uniknya, titik rawan justru didominasi jalanan beraspal mulus dan lurus, seperti di jalur Camplong arah Kabupaten Pamekasan, dan jalan raya Kecamatan Torjun, serta Jrengik. Kondisi jalan yang bagus kerap membuat pengendara terlena dan memacu kecepatan tanpa kewaspadaan.
Penurunan ini didorong oleh sosialisasi gencar di sekolah dan masyarakat. Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sulaiman, S.H., mengingatkan warga agar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama.

Pengendara diimbau rutin mengecek kelayakan kendaraan, mematuhi rambu, menggunakan helm SNI/sabuk pengaman, serta menghindari penggunaan ponsel atau mengemudi dalam kondisi mengantuk.(Man/F-R)

