Petugas Polsek Laren melihat jasad Afian Syadat di rumah duka di Desa Tamanprijek RT 4 RW 2, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Senin (26/6/2023) siang.(Foto:Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com)

Lamongan, Pojok Kiri.com-Bocah berusia 8 tahun asal Desa Tamanprijek RT 4 RW 2, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur yang dilaporkan meninggal tenggelam di sungai bengawan Solo. Korban bernama Afian Syadat.
Kapolsek Laren Iptu Jinanto, SH dalam keterangannya mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat korban berada di rumah saksi Masturi, Senin 26 Juni 2023.
“Afian keluar rumah tanpa pamit pada saksi. Kemudian bermain bersama tiga temanya bermain di areal Sungai Bengawan Solo yang melintasi desa setempat, ” kata Jinanto.
Sekira pukul 11.30 WIB, salah satu warga bernama Suradianto (55) dan Khoyin (48) yang selesai mandi di Bengawan Solo, mengetahui korban tengah tenggelam di sungai dan melihat tangan korban menggapai-gapai ke atas.
Melihat hal tersebut, katanya, saksi menghubungi warga sekitar dan langsung melakukan pencarian di tempat bermain dan melaporkan ke Polsek Laren.
“Pencarian dimulai saat korban dilaporkan hilang. Saat ini korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal,” katanya.
Jenazah korban telah dibawa oleh pihak keluarga. Keluarga menolak autopsi dan memilih langsung memakamkan korban.
“Keluarga menerima kejadian tersebut dan membawa korban ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman,” tandasnya.
Iptu Jinanto menghimbau kepada masyarakat untuk mengawasi anak-anaknya Ketika bermain. Sebab Ketika lengah sedikit akibatnya akan fatal.
”Saya berharap masyarakat mengawasi anaknya Ketika bermain, karena jika lengah akibatnya sangat fatal seperti ini (tewas tenggelam),” pungkasnya.(lut)

