Jasad Riasim di Ruang UGD RSUD Ngimbang, Kabupaten Lamongan. (Foto; Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Seorang warga Dusun Tlogo, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan bernama Riasim (48) tewas saat mencari pakan ternak ditepi jalan raya Ngimbang – Mantup turut tanah Dusun Pataan, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.
Riasim tewas usai tersengat listrik saat memotong ranting pohon yang ternyata berada dekat dengan kabel listrik.
Kapolsek Sambeng Iptu Suroto, SH, MH menjelaskan kejadian berawal saat Riasim mencari pakan untuk kambingnya ditepi jalan raya Ngimbang-Mantup turut tanah Dusun Pataan, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, sekitar pukul 09.15 WIB. Selanjutnya, Riasim memanjat pohon nangka untuk memotong beberapa ranting.
“Saat memotong ranting satu dan kedua jatuh ke bawah. Tapi pas pemotongan ranting sabet yang digunakan memotong menyentuh ke kabel tanpa bungkus milik PLN), ” kata Suroto, Senin (24/4/2023).
Lanjut Suroto, setelah ranting terpotong ternyata tidak langsung jatuh ke tanah dan masih tersangkut pada kabel. Kemudian korban berusaha untuk menarik atau menurunkan ranting pohon tersebut dengan tangan kanannya
” Berapa saat kemudian tiba-tiba diketahui korban terjatuh dari atas pohon nangka tersebut dan langsung tersungkur karena dahan yg dipotong menyakut kabel yang beraliran listrik dan atas kejadian tersebut korban langsung dibawa ke RSUD Ngimbang. Namun korban meninggal saat menuju rumah sakit,” ujarnya.
Selanjutnya kejadian tersebut disampaikan ke perangkat desa dan dilaporkan ke Polsek Sambeng guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Dari hasil pemeriksaan tim medis menyatakan bahwa korban dalam keadaan kering dan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Sehingga penyebabnya (korban meninggal dunia) murni kesetrum,” ucapnya.
“Untuk lukanya, ada luka bakar pada telapak tangan kanan korban, “lanjut Suroto.
Usai menjalani pemeriksaan bagian luar, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Menurut Suroto, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai sebuah musibah.
“Dengan kejadian ini kami meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati saat mencari pakan ternak saat musim hujan, apalagi kalau di sekitar pohon terdapat aliran listrik,” katanya.(lut)

