
Gresik, pojokkiri.com
Respon cepat dan kesiapsiagaan prajurit kewilayahan kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0817/09 Balongpanggang, Serma Syahrul. Bersama rekan sejawatnya, Koptu Dedy Sudjatmiko, serta unsur Forkopimcam dan Damkar.
Dalam aksi sigap mereka berhasil menanggulangi ancaman kebakaran lahan alang-alang yang melalap area pemukiman warga di Dusun Wates, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jumat (11/09/2026) siang.
Kebakaran ilalang yang berdekatan dengan pemukiman penduduk tersebut sempat memicu kekhawatiran warga. Namun, berkat ketanggapan Serma Syahrul dalam mengendalikan situasi di lokasi kejadian, potensi bahaya yang lebih besar berhasil diantisipasi sejak dini. Kata Bati Tuud 0817/09 Balongpanggang Serma Novi.
Lebih jauh Serma Novi menjelaskan peristiwa berawal sekitar pukul 13.20 WIB ketika Ketua RT Dusun Wates, Bapak Among, melintas di lokasi dan melihat kobaran api membakar rumput kering di tanah kosong.
Api diduga kuat berasal dari sisa pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan, lalu menjalar dengan cepat akibat hembusan angin dan kondisi ilalang yang mengering.
Melihat bahaya yang mengancam pemukiman, warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri sembari menghubungi aparat setempat dan dinas pemadam kebakaran.
Menerima informasi tersebut, Koramil 0817/09 Balongpanggang langsung memerintahkan Serma Syahrul bersama Koptu Dedy Sudjatmiko segera bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tiba di lokasi, Serma Syahrul langsung mengambil langkah taktis untuk mengamankan area, menenangkan warga, serta berkoordinasi secara intensif dengan Kasi Trantib Kecamatan Balongpanggang, Nursehat, guna mengatur alur evakuasi dan pengamanan sekitar.
Sementara Serma Syahrul mengatakan penanganan dan pemadaman sekitar pukul 14.30 WIB, satu unit armada Pemadam Kebakaran dari Pos Menganti yang dipimpin oleh Bapak Candra beserta empat personel tiba di lokasi.
Masih Serma Syahrul menjelaskan bersama jajaran Trantib saudara Suhartoyo dan Abu, langsung mendampingi dan mengarahkan tim Damkar menuju titik-titik api paling krusial agar proses penyemprotan berjalan efektif dan tidak meluas ke rumah warga.
Kerja keras dan koordinasi solid di lapangan membuahkan hasil. Pada pukul 14.40 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan secara menyeluruh. Jelas Serma Syahrul.
Di akhir kegiatan tersebut, Serma Syahrul memberikan penekanan dan edukasi kepada warga masyarakat agar senantiasa waspada dan tidak membakar sampah sembarangan, terutama di area terbuka yang berdekatan dengan rumput kering.
”Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak mengabaikan bekas pembakaran sampah, demi keamanan lingkungan kita bersama,” tegas Serma Syahrul usai memastikan lokasi benar-benar aman. (Dyo)

