
Kabupaten Mojokerto Pojok Kiri : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto yang diwakili Sekretaris Daerah Tegoeh Gunarko meresmikan Jembatan Dusun Bolorejo, Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi, pada Sabtu (18/7/2026) pagi. Infrastruktur Jembatan yang didominasi warna Kuning dannhoyam itu dibangun melalui Program Bantuan Keuangan (BK) Desa tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antar wilayah, meningkatkan keselamatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di desa Mojojajar dan sekitarnya.
Dalam sambutannya Kepala Desa Mojojajar Sa’roni, S.E. menyampaikan selamat datang pada seluruh undangan yang hadir diantaranya Satu persatu diantaranya Sekdakab Mojokerto mewakili Bupati Gus Barra, beberapa anggota Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto, Camat Kemlagi, Kapolsek Kemlagi, Ketua BPD, LPM, para Ketua RT, RW, Fatayat Muslimat, sampai adik-adik SDN Mojojajar dan puluhan media yang hadir.
“Pertama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Atas nikmat-Nya pagi hari ini kita bisa hadir dalam rangka peresmian jembatan di Dusun Bolorejo ,” buka Sa’roni.
Salam kesempatan itu Kades Mojojajar tersebut juga mengucapkan terima kasih utamanya kepada Bupati Gus Barra, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Mojokerto Heri.
“Terkhusus kami atas nama Kepala Desa dan mewakili segenap Warga Bolorejo dan Mojojajar juga warga Desa Mberat kepada. Bupati Gus Barra, Anggota Dewan Pak Heri yang telah membantu terwujudnya jembatan Bolorejo tidak lupa pada Pimpinan CV. Karya Prima Nusantara.selaku pelaksana pembangunan jembatan Bolorejo” tegas Kades Mojojajar.
Salah satu warga Desa Bolorejo Ibu Yuyah yang rumahnya dekat dengan Jembatan Bolorejo, menyampaikan bangga san terima kasih kepada Bupati Gus Barra dan dia mengaku merasa dengan adanya pembangunan jembatan tersebut banyak diuntungkan dan merasakan manfaatnya.
“Kami mewakili warga Bolorejo mengucapkan terima kasih pada Bupati Gus Barra yang membantu terwujudnya jembatan. Bolorejo, saya juga sangat diuntungkan warung saya snagat laris saat mulai pembangunan hingga saat ini, semoga makin lari dan jembatannya bermanfaat pada semua warga yang melintas didesa Mojojajar” ujarnya.
Sementara situasi lapangan yang direkam Pojok Kiri, peresmian jembatan Bolorejo ini dilakukan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Mojokerto, Teguh Gunarko mewakili Bupati Gus Barra yu ang berhalangan hadir akibat tugas ke Banyuwangi, yg anak Sekdakab Mojokerro tersebut didampingi Anggota DPRD,jajaran perangkat daerah, Forkopimca Kemlagi, Pemerintah Desa Mojojajar, tokoh masyarakat, dan warga setempat yang tumplek bleg menghadiri peresmian jembatan yang telah lama ditunggu-tunggu.
Dalam sambutannya, Sekdakab Teguh Gunarko, menegaskan pembangunan jembatan Dusun Bolorejo merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pembangunan Jembatan Bolorejo ini merupakan salah satu wujud komitmen Bupati Gus Barra dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah akses masyarakat, serta meningkatkan kualitas infrastruktur dasar yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Sekda Kabupaten Mojokerto, Jembatan Bolorejo tersebut dibangun melalui Program Bantuan Keuangan Bersifat Khusus kepada Desa untuk Infrastruktur (BK Desa) pada Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp3,2 miliar dan dilakaanakan selama 6 bulan pada akhir tahun 2025.
Berdasarkan pantauan media ini, pembangunan tersebut merupakan kegiatan Pembangunan Sarana Prasarana Fisik Desa berupa pembangunan jembatan berukuran 32 meter x 4 meter yang berlokasi di Dusun Bolorejo, Desa Mojojajar, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto bersumber dari pendanaan dari Perubahan APBD Kabupaten Mojokerto Tahun Anggaran 2025 dan dilaksanakan oleh CV Karya Prima Nusantara sebagai pelaksana pembangunan proyek jembatan tersebut.
Menurut Sekdakab Mojokerto salah satu manfaat utama yang diharapkan adalah tersedianya akses yang lebih aman bagi para pelajar yang setiap hari melintasi kawasan tersebut menuju sekolah.
“Manfaat terbesar yang kita harapkan adalah tersedianya akses yang lebih aman dan mudah bagi anak-anak untuk berangkat dan pulang sekolah. Kita tidak ingin lagi ada anak yang terlambat belajar atau menghadapi risiko dalam perjalanan hanya karena keterbatasan akses,” harapnya.
Selain mendukung sektor pendidikan, jembatan baru ini juga diyakini akan mempercepat mobilitas masyarakat menuju fasilitas kesehatan, memperlancar distribusi hasil pertanian, memudahkan aktivitas perdagangan, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kecamatan Kemlagi dan sekitarnya.
Dengan akses transportasi yang semakin baik, aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan tumbuh lebih cepat sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga.
Sekdakab menambahkan, pembangunan infrastruktur yang merata merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam mewujudkan visi daerah, yakni ‘Terwujudnya Kabupaten Mojokerto yang Lebih Maju, Adil, dan Makmur’.
Melalui Program BK Desa, pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran, berkualitas, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.
Pada kesempatan tersebut, Teguh juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Mojojajar, Pemerintah Kecamatan Kemlagi, perangkat daerah terkait, pelaksana proyek, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung proses pembangunan hingga dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.
Mewakili Bupati Gus Barra, Sekdakab juga berharap keberadaan jembatan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus dijaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Saya berpesan mewakili Gus Barra dan Pemkab Mojokerto utamanya kepada pemerintah desa Mojojajar dan seluruh masyarakat agar jembatan Bolorejo ini dirawat dan dijaga bersama. Hasil pembangunan akan memberikan manfaat yang maksimal apabila kita merasa memiliki dan ikut tanggung jawab untuk menjaganya,” Tutup Sekda yang dikenal dekat dengan Wartawan ini. (Mar-Adv).

