
Surabaya Pojokkiri.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-79, Dokes Polda Jawa Timur bersama Dokes Polrestabes Surabaya menggelar kegiatan bakti kesehatan yang ditujukan khusus untuk para pengemudi ojek online (ojol).
Kegiatan ini dilaksanakan di Pangkalan Grep, Jalan Kedungbaruk, Surabaya, dengan diikuti sekitar 70 peserta yang antusias menjalani pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni, namun juga bentuk empati dan kepedulian nyata Polri terhadap masyarakat, terutama mereka yang sehari-harinya bekerja di jalan demi menghidupi keluarga.
Pemeriksaan Gratis: Dari Tensi hingga Gula Darah
Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan tensi darah, asam urat, kolesterol, dan gula darah. Ini merupakan parameter penting dalam deteksi dini penyakit yang kerap dialami oleh para pekerja lapangan seperti pengemudi ojol.
Kasi Dokes Polrestabes Surabaya, dr. Dony Aspriadi, M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari rangkaian aksi sosial dalam menyambut HUT Bhayangkara tahun ini.
“Dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polrestabes Surabaya akan fokus pada kegiatan sosial kemasyarakatan,” tutur dr. Dony, pada Jumat (13/06).
Membangun Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Kegiatan bakti kesehatan ini juga menjadi sarana efektif membangun kedekatan emosional antara aparat kepolisian dengan masyarakat, khususnya para mitra jalanan yang selama ini turut menjaga kelancaran mobilitas kota.
Melalui sentuhan langsung berupa pelayanan kesehatan, diharapkan rasa kepercayaan dan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat dapat terus terjaga dan ditingkatkan.
Dari Jalan Raya untuk Indonesia Sehat
Bakti sosial semacam ini merupakan langkah nyata bahwa peringatan HUT Bhayangkara bukan hanya dirayakan secara simbolik, melainkan dimaknai dengan aksi nyata yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, seperti kesehatan.
Polrestabes Surabaya bersama Dokes Polda Jatim telah menunjukkan bahwa Polri bukan hanya pelindung keamanan, tapi juga mitra yang peduli pada kesejahteraan warga—terutama mereka yang paling sering bersinggungan dengan kehidupan keras di jalanan (Sam)

