Gresik, pojokkiri.com
Di balik kemegahan dan kesakralan prosesi Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Balongpanggang Angkatan 2026, yang bakal di gelar Jumat 14 Agustus 2026 mendatang, ada sosok prajurit TNI Koramil 0817/09 Balongpanggang yang menjadi kunci utama. Dialah Serma M. Syahrul. A, pelatih berpembawaan tegas dan disiplin yang menjadi penggagas ide spektakuler bentangan Bendera Merah Putih sepanjang 81 meter.
Dibalik senyum kasnya Serma M. Syahrul. A mengungkapkan, ide kreatif ini tidak muncul begitu saja. Gagasan membentangkan bendera raksasa tersebut terinspirasi dari kenangan personalnya saat pertama kali mengabdi dan dilantik menjadi prajurit TNI AD. Semangat kebangsaan yang ia rasakan kala itu ingin ia salurkan kepada para generasi muda penerus bangsa.
Dalam konsep yang dirancangnya, rute arak-arakan sepanjang 300 meter yaitu dari Masjid Hidayatul Mujtahidin menuju Pendopo Kecamatan akan disulap menjadi panggung penghormatan yang megah.
Barisan terdepan dipimpin oleh pembawa Lambang Negara Garuda Pancasila, disusul pembawa Bendera Merah Putih dan Bendera Pemkab Gresik. Suasana kian membakar semangat nasionalisme saat 50 pelajar secara kompak membentangkan Sang Saka Merah Putih sepanjang 81 meter untuk mengiringi 6 pelatih dan 70 calon anggota Paskibra menuju tempat pengukuhan. Katanya.
Serma M. Syahrul. A menegaskan, inovasi pembentangan bendera ini sengaja dihadirkan untuk membangkitkan jiwa patriotisme dan penghormatan terhadap nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa.
”Kami menghadirkan inovasi baru ini mengingat momentum pengukuhan sangat sakral dan bersejarah. Kami ingin memberikan suguhan yang tidak hanya khidmat, tetapi juga membekas kuat dalam sanubari dan ingatan para generasi muda,” tegas Serma M. Syahrul. A. Kamis (13/8/2026)
Tak berhenti pada aksi megah di jalanan, konsep ini juga menghadirkan momen haru di area Pendopo Kecamatan. Kehadiran para orang tua anggota Paskibra menjadi puncak acara melalui prosesi sungkeman serta penyematan lencana dan Bendera Merah Putih secara langsung oleh ayah dan ibu masing-masing.
Melalui dedikasi dan tangan dingin Serma M. Syahrul. A, pengukuhan tahun ini tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi menjadi mahakarya pembinaan karakter yang sarat makna.
”Semoga seluruh rangkaian kegiatan nantinya menjadi kenangan indah, membanggakan, dan menjadi benteng nasionalisme bagi anggota Paskibra Angkatan 2026 sepanjang hidup mereka,” pungkas Serma M. Syahrul. A (Dyo)

