
Malang Pojokkiri.com — Pendidikan bukan sekadar ruang belajar, tetapi juga tempat tumbuhnya kreativitas dan kemandirian. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, melakukan kunjungan kerja ke SMA Negeri 1 Dampit, Kabupaten Malang, pada Jumat (31/10).
Dalam kesempatan tersebut, Aries meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana pendidikan, sekaligus melihat dari dekat berbagai program inovatif yang dijalankan oleh sekolah.
Beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang asri, kreatif, dan produktif.
“Sekolah ini bukan hanya indah secara lingkungan, tetapi juga kaya dengan semangat kewirausahaan. Saya melihat bagaimana siswa terlibat aktif mengelola program yang membentuk kemandirian dan tanggung jawab,” tutur Aries, pada Jumat (31/10).
Kunjungan Aries Agung Paewai kali ini juga menyoroti dua program unggulan yang dijalankan di SMAN 1 Dampit, yakni School Food Care (SFC) dan Double Track Mart (DT Mart). Kedua program tersebut merupakan wujud nyata penerapan pembelajaran berbasis praktik (learning by doing) yang mendorong siswa memiliki pengalaman langsung dalam dunia wirausaha.
Melalui SFC, siswa dilatih mengelola usaha kuliner sehat dan berkelanjutan, sedangkan DT Mart menjadi wadah bagi mereka untuk menjual berbagai produk lokal unggulan, mulai dari kopi Dampit hingga unit sablon kaos yang diproduksi secara mandiri oleh siswa.
“Program seperti ini sangat bagus karena membentuk karakter dan daya juang anak-anak. Mereka belajar nilai ekonomi, kreativitas, serta kerja sama tim,” tambah Aries.
Aries Agung Paewai menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur akan terus memberikan dukungan kepada sekolah-sekolah yang berinovasi dalam mengembangkan potensi siswa, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.
“Kami akan terus mendukung sekolah yang mampu beradaptasi dan berinovasi. Pendidikan hari ini harus relevan dengan kebutuhan masa depan, dan SMAN 1 Dampit telah menunjukkan langkah ke arah itu,” tuturnya.
Kegiatan kunjungan tersebut juga menjadi momentum bagi Dinas Pendidikan untuk memperkuat sinergi dengan satuan pendidikan di daerah, guna menciptakan ekosistem pendidikan yang maju, berkarakter, dan berdaya saing global.
Dengan adanya program seperti School Food Care dan Double Track Mart, SMA Negeri 1 Dampit menjadi contoh nyata sekolah yang tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kemandirian, dan keterampilan hidup siswa.
Semangat inovatif seperti inilah yang terus didorong oleh Dinas Pendidikan Jawa Timur agar pendidikan di provinsi ini semakin berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat (sul).

