
Situbondo, Pojok Kiri
Sejumlah warga di Desa Sumber Tengah, Kecamatan Bungatan mengeluh lantaran tidak menerima bantuan pangan (Bapang) dari pemerintah setempat. Padahal, menurut mereka sebelumnya menerima bantuan itu.
” Selama ini keluarga kami selalu menerima bantuan tapi pada 3 bulan terakhir tidak mendapatkan, ” ujar Marzuki warga setempat
Karena tidak menerima bantuan, dia bersama warga lainnya curiga ada penyelewengan bantuan dari oknum perangkat desa di Desa Sumber Tengah.
” Diduga ada penyelewengan oleh perangkat desa Sumber Tengah, ” ucapnya.
Selain itu, Samsul Arifin warga lainnya membenarkan adanya persoalan tersebut. Dia juga mengaku, bahwa didatangi oleh seorang kadus dan menyampaikan jika dirinya bersama warga lainnya yang tidak mendapatkan bantuan Bapang selama 3 bulan terakhir itu, datanya ada hanya saja beras yang mau diberikan sudah habis atau tidak cukup.
Alasan itu, yang dijadikan dasar mereka sehingga warga yang biasanya mendapatkan bantuan Bapang sekarang sudah tidak lagi mendapatkannya.
Ironisnya lagi, JH yang merupakan perangkat di Desa Sumber Tengah diketahui memberi uang Rp 100 ribu kepada salah satu warga penerima bantuan karena tidak kebagian.
Sementara diketahui ada 9 orang penerima bantuan di Desa Sumber Tengah itu, tidak lagi menerima bantuan Bapang .
Direktur LBH Mitra Santri Situbondo, Asrawi membenarkan adanya persoalan penyaluran Bapang di Desa Sumber Tengah yang diduga kuat ada penyelewengan dilakukan oleh oknum perangkat desa setempat. Setelah menerima pengaduan dari masyarakat, dia bersama LBH Mitra Santri siap mengawalnya dan membawa persoalan itu ke meja hijau.
” Kami dari LBH Mitra Santri siap untuk mendampingi mereka dalam pelaporan kasus dugaan penyelewengan Bapang ini, ke Polres Situbondo. Karena perwakilan warga setempat menghubungi saya, dan saya bersama LBH Mitra Santri akan mengawal, “pungkasnya.
(Bersambung/Inul)

