Pojokkiri.com

PADAHAL SUDAH DILARANG, DIKNAS TIDAK TAHU BUKU LKS MASIH DIJUAL KE SEKOLAH

Anton Timur, Staf Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.(nang)‎

Mojokerto, Pojok Kiri

Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, melalui stafnya, Anton Timur, mengaku pihaknya akan klarifikasi dulu terkait ada nya jual beli buku LKS di sekolah SLTPN dan SDN di wilayahnya.

” Kami tidak tahu ada informasi tersebut. Sebab Kepala Dinas pendidikan Kabupaten, sudah memberikan surat edaran ke sekolah sekolah yang isinya melarang beredarnya LKS tersebut, “elak Anton, dikonfirmasi koran ini, kemarin.

Bahkan Anton sempat bertanya kepada awak media, siapa pengedar buku LKS tersebut, dijawab adalah mantan anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, tentunya sudah tahu. ” Inisialnya AKH, ” jawab awak media.

Sementara itu, terrkait dengan peredaran lembar kerja sekolah (LKS ), pihak Kejaksaan Negeri Mojokerto, melalui staf Intel, Fitriani belum bisa menjawab. Namun ia menyarankan untuk membuat laporan resmi atau pengaduan masyarakat ke Kejari Mojokerto.

Bisa ke kasi pidsus atau ke bagian Pidum tergantung masalahnya. Namun masih ada 3 perkara pidana yang kita tangani, jadi menunggu giliran untuk laporan yang baru. ” Silahkan melalui teman bapak LSM atau pelapor yang merupakan korban, ” sarannya.

Setelah membuat laporan resmi terkait masalah pidana apa saja pasti, pihak Kejarin menjanjikan bakal menindak-lanjutinya. “Maaf Bapak Kasi Intel belum bisa ditemui karena masih ada rapat dengan Pak Kajari,” pungkas Fitriani. (nang)

 

 

Berita Terkait

Pj Wali Kota Mojokerto Maknai Hakordia Sebagai Sebuah Gerakan Moral dan Revolusi Mental

Gelar Operasi Pasar dan Cabenisasi Jadi Upaya Mas Pj Walikota Mojokerto Kendalikan Lonjakan Harga Cabai

Dinilai Sukses Bentuk Generasi Peduli Lingkungan Hidup, 7 Sekolah di Kota Mojokerto Meraih Penghargaan Adiwiyata 2024