
Lamongan, Pojok Kiri.com-Sejumlah langkah peningkatan keamanan dan keselamatan di ruas Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan dibahas dalam rapat koordinasi melalui Zoom Meeting yang melibatkan PPK 45, PU Bina Marga Provinsi, Dinas Perhubungan Provinsi, Dinas Perhubungan Kabupaten, serta Satlantas Polres Lamongan.
Salah satu poin penting yang mengemuka adalah rencana pemasangan CCTV di beberapa titik strategis JLU. Selain itu, Satlantas Polres Lamongan juga mengusulkan pembangunan Pos Pantau Terpadu di pintu masuk sisi timur JLU, tepatnya di Dusun Gajah, Desa Rejosari, Kecamatan Deket.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Iptu Deby S, didampingi Kanit Patroli Ipda Kukuh S, membenarkan adanya rapat koordinasi tersebut.
“Benar, kemarin ada rapat koordinasi yang diikuti PPK 45, PU Bina Marga Provinsi, Dishub Provinsi, Dishub Kabupaten, dan Satlantas Polres Lamongan,” ujar Iptu Deby di Ruang Gakkum Satlantas Polres Lamongan, Rabu (10/12) pagi.
Selain pembahasan pemasangan CCTV dan usulan pembangunan Pos Pantau, Satlantas Polres Lamongan juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyurati vendor serat optik WiFi. Surat tersebut meminta agar kabel jaringan yang menjuntai di jalur JLU segera dirapikan dan ditinggikan.
Hal ini menyusul dua kejadian kabel serat optik yang menjuntai dan tersangkut kendaraan truk trailer bermuatan berat, sehingga membahayakan pengguna jalan.
Tidak hanya itu, Satlantas juga meminta agar dinas terkait melakukan penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU) pada titik-titik yang masih minim penerangan.
“Yang paling urgen adalah penambahan PJU di jalan masuk Desa Balun, Kecamatan Turi. Di lokasi tersebut sangat diperlukan untuk menghindari kecelakaan lalu lintas,” harap Iptu Deby dan Ipda Kukuh mengakhiri wawancara.
Dengan berbagai usulan ini, diharapkan tingkat keselamatan dan kenyamanan pengguna JLU dapat semakin meningkat.(lut)

