Pojokkiri.com., SAMPANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang mencatatkan performa positif dalam sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi parkir di tepi jalan umum (TJU) sepanjang tahun anggaran 2025. Total realisasi yang berhasil dihimpun mencapai Rp2.743.714.000, sebuah angka signifikan yang mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam mengoptimalkan potensi daerah.
Capaian ini menjadi bukti keberhasilan kebijakan intensifikasi parkir yang mulai menunjukkan hasil nyata sebagai salah satu pilar penopang basis fiskal Kabupaten Sampang.

Analisis Kinerja: Melampaui Tren Historis
Meskipun target yang dipatok cukup ambisius, yakni sebesar Rp3,5 Miliar, realisasi sebesar 78,39% ini dinilai sebagai lonjakan prestasi dibandingkan kinerja tahun-tahun sebelumnya. Berikut adalah rincian indikator PAD Parkir TJU Sampang 2025:
Indikator PAD Parkir TJU 2025 Nilai Capaian
Target PAD Rp3.500.000.000
Realisasi Total Rp2.743.714.000
Persentase Pencapaian 78,39%
Walaupun terdapat selisih kekurangan sebesar Rp756 juta dari target maksimal, tren ini menunjukkan bahwa sistem perparkiran di Sampang semakin terorganisir dan transparan.

Evaluasi Strategis dan Fokus 2026
Dishub Sampang menyikapi hasil ini bukan sebagai titik akhir, melainkan pijakan untuk evaluasi mendalam. Beberapa tantangan teknis, seperti optimalisasi skema parkir berlangganan yang baru berjalan masif serta pengawasan ratusan Juru Parkir (Jukir) di lapangan, menjadi catatan utama untuk tahun mendatang.
Menatap tahun 2026, Dishub telah menyiapkan dua strategi utama untuk menutup celah defisit:
Sinergi Lintas Instansi: Memperkuat kolaborasi dengan Samsat dan instansi terkait untuk memperluas penetrasi parkir berlangganan hingga ke level maksimal.
Manajemen Jukir Berbasis Kinerja: Menerapkan sistem reward and punishment bagi Jukir guna memastikan setiap kontribusi masyarakat tersalurkan secara transparan ke kas daerah.

Kontribusi Nyata untuk Pembangunan Daerah
Setiap rupiah yang masuk melalui retribusi parkir ini memiliki dampak langsung pada kenyamanan hidup masyarakat Sampang. Sebagai bagian dari pilar kemandirian fiskal, dana Rp2,74 Miliar ini akan dialokasikan kembali untuk:
Pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan.
Perbaikan fasilitas umum dan taman kota.
Peningkatan kualitas layanan transportasi publik.
Dengan semangat transparansi dan inovasi, Dishub Sampang optimistis bahwa sektor perparkiran akan terus tumbuh menjadi mesin penggerak ekonomi yang andal bagi pembangunan daerah di masa depan. (Man/F-R)

