Pojokkiri.com

Seorang Perempuan Lansia di Pucuk Lamongan Meninggal Dunia Tenggelam di Empang

 

Petugas Polsek Pucuk menunjukkan empang tempat korban Kastima tenggelam.(Pojok Kiri/Zainul Lutfi)

Lamongan, Pojok Kiri.com-Seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di empang (jublang) yang berada di belakang rumahnya, Sabtu (23/8/2025) sore, di Desa Padenganploso, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.

Korban diketahui bernama Kastima (62), warga setempat. Menurut keterangan polisi, korban pertama kali dicurigai hilang setelah suaminya, Koman, tidak menemukan istrinya di rumah sejak sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah dilakukan pencarian, sekitar pukul 15.30 WIB, saksi lain bernama Sainem menemukan sepasang sandal korban mengapung di atas air empang.

“Warga kemudian bersama-sama melakukan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan di dasar empang dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ungkap Kapolsek Pucuk, AKP Su’ud, S.H., M.H., kepada Pojok Kiri via ponsel Minggu (24/8).

Petugas Polsek Pucuk bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas segera melakukan pemeriksaan terhadap tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Korban diduga murni meninggal akibat tenggelam.

Ciri-ciri korban saat ditemukan, yakni mengenakan baju dan jarik warna coklat, dengan tinggi badan sekitar 150 cm dan berat sekitar 60 kg.

Pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi lebih lanjut. “Keluarga korban sudah membuat surat pernyataan resmi bahwa mereka menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak akan menuntut proses hukum,” imbuh Kapolsek.

Peristiwa ini menambah daftar kasus orang meninggal dunia karena tenggelam di wilayah Lamongan, yang sebagian besar menimpa warga lanjut usia.(lut)