Pojokkiri.com

Sisir Kafe Kenjeran, Miras Ditemukan di Pantai Tambak Wedi

Polisi melakukan razia di beberapa kafe wilayah Kenjeran Surabaya

Surabaya, Pojokkiri.com – Aparat kepolisian bersama unsur pemerintah daerah menggelar kegiatan cipta kondisi guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan. Kegiatan itu dipusatkan di kawasan pesisir Pantai Batu-Batu, Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya, pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari (7–8/3/2026).

Operasi gabungan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus Andriastanto, dan melibatkan personel gabungan dari Polsek Kenjeran, Koramil Kenjeran, Satpol PP Kota Surabaya, serta perangkat kecamatan dan kelurahan setempat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga suasana Ramadan tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat yang menjalankan ibadah.

Sebelum kegiatan patroli dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kapolsek Kenjeran. Dalam kesempatan tersebut, aparat ditekankan untuk melaksanakan kegiatan secara tegas namun tetap humanis, dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

Kegiatan juga dihadiri Wakapolsek Kenjeran AKP Andy SZ, Camat Kenjeran Gin Gin Ginanjar, Lurah Tambak Wedi Fian Yusuf, serta unsur Satpol PP dan anggota Koramil Kenjeran.

Setelah apel, petugas gabungan langsung melakukan pengecekan terhadap sejumlah kafe di kawasan pesisir Tambak Wedi yang berpotensi menjadi lokasi konsumsi minuman keras.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas mendatangi beberapa tempat usaha. Di salah satu lokasi, petugas menemukan sejumlah botol minuman keras.

Di Cafe Rindu, petugas menemukan enam botol bir hitam dan enam botol bir putih. Seluruh barang bukti kemudian diamankan oleh Satpol PP Kota Surabaya untuk ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

Sementara di Cafe Sonia, petugas juga menemukan dua botol minuman keras merek Guinness yang kemudian disita oleh penyidik Polsek Kenjeran.

Sedangkan di beberapa lokasi lainnya seperti Cafe 72, Cafe Dera, dan Cafe Alang-Alang, petugas tidak menemukan adanya minuman keras.

Selain melakukan pemeriksaan, aparat juga memberikan imbauan kepada pengelola kafe dan para pengunjung agar mematuhi aturan yang berlaku, terutama terkait larangan peredaran minuman keras serta jam operasional tempat usaha selama Ramadan.

Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto melalui keterangan yang disampaikan Kasi Humas Iptu Suroto menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Ia menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari upaya preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran, perkelahian, aksi gengster, hingga tindak kriminalitas seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor

Selain itu, personel Bhabinkamtibmas juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyosialisasikan pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang sedang berlangsung.

Menurut Iptu Suroto, operasi ini menitikberatkan pada pemberantasan penyakit masyarakat, termasuk peredaran minuman keras yang kerap menjadi pemicu terjadinya tindak kriminal maupun keributan di lingkungan masyarakat.

Kegiatan cipta kondisi tersebut mendapat respons positif dari warga sekitar. Kehadiran aparat dinilai mampu memberikan rasa aman dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga ketertiban selama Ramadan.

Iptu Suroto memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin selama bulan suci. Patroli dan pemeriksaan akan difokuskan pada lokasi-lokasi yang dinilai rawan gangguan kamtibmas (sul).

Berita Terkait

Revitalisasi Ideologi Kebangsaan: Ning Lia Dorong Penataran P4 Jadi Syarat Caleg

Operasi Ketupat Semeru 2025: Ditpolair Polda Jatim Perketat Pengamanan di 21 Pelabuhan

Peran Alumni UINSA: Pesan Lia Istifhama tentang Reuni Akbar dan Halal Bihalal Jejaring Mafash