
Lamongan, Pojok Kiri.com- Harga jagung untuk pakan unggas di beberapa kios pakan burung di Kabupaten Lamongan alami penurunan harga.
Turunnya harga jagung tersebut dikemukakan oleh Herlin Utani, pedagang pakan unggas di Kios Burung di Pertigaan Tambakboyo Lamongan.
Herlin menyebut turunnya harga jagung tersebut dikarenakan saat ini sudah memasuki musim panen jagung.
“Sehingga saat ini banyak pasokan jagung dari petani yang juga memenuhi kebutuhan peternak unggas yang ada di Lamongan,” ungkap Herlin, Senin (10/6/2024).
Herlin mengatakan, dua jenis jagung yang ada di tokonya juga mulai mengalami penurunan harga.
Lanjut Herlin, jagung Madura kini per kilogramnya menjadi Rp 9 ribu dari harga minggu lalu yang masih Rp 10 ribu.
Bahkan Herlin menyebut pasokan jagung Madura yang dipasok dari pengepul pun melimpah.
Pada musim panen ini Herlin memasok jagung Madura sampai satu kwintal.
Sedangkan untuk jagung jenis lokal kini harga per kilogramnya Rp 7 ribu.
Herlin menjelaskan jika jagung lokal yang dipasok dari Mantup Kabupaten Lamongan tersebut turut diburu oleh pelanggan.
Dalam per harinya Herlin mengaku menghabiskan 10 kilogram setiap satu kwintal pasokan jagung lokal.
Meski harga jagung turun, Herlin mengatakan turunnya pakan unggas tersebut berbanding terbalik dengan harga komiditas lain yang sedang mahal.
Hal ini sama dengan naiknya harga pakan burung yakni ketan hitam. Ketan hitam yang Herlin jual berbanding dengan harga jagung yang ia jual.
Herlin menjelaskan ketan hitam sebagai pakan burung naik drastis dari harga sebelumnya yaitu Rp 12 ribu.
“Engga sampai satu bulan ketan hitam naik sampai 20 ribu perkilogramnya, dari Rp 12 ribu, Rp 16 ribu , sampai harga sekarang,” jelas dia.(lut)

