
Surabaya Pojokkiri.com – Seorang guru agama dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) Perak Utara Satu Surabaya, Avianti Fitria Rini (49), mengalami kecelakaan tragis yang merenggut nyawanya di Jalan Kedung Cowek, Surabaya.
Perempuan yang dikenal ramah ini sedang dalam perjalanan untuk menghadiri acara Halal Bihalal bersama rekan-rekannya, pada Senin (07/04/2025).
Dari pantauan wartawan dilokasi kejadian memilukan itu terjadi ketika Avianti mengendarai sepeda motor bernopol L 4146 BW menuju arah Jembatan Suramadu. Dalam perjalanan, diduga terjadi senggolan dengan sebuah mobil.
Akibatnya, Avianti terjatuh dan nahas, tubuhnya terlindas kendaraan lain yang melaju dari belakang.
Benturan keras pun menyebabkan luka parah di bagian kepala dan membuat Avianti meninggal dunia di tempat kejadian. Peristiwa ini sontak membuat keluarga dan rekan-rekan sesama guru histeris begitu tiba di lokasi.
Rekan Guru: “Bu Avianti Sangat Menantikan Halal Bihalal Ini”
Suasana duka begitu terasa saat para guru dan keluarga korban tiba di lokasi kejadian. Salah satu rekan Avianti, yakni Eni, tampak sangat terpukul atas kepergian sahabatnya tersebut.
“Kami semua sangat terpukul,” ujar Eni dengan suara bergetar menahan tangis. “Bu Avianti orangnya baik, ramah, dan selalu ceria. Dia sangat menantikan Halal Bihalal itu.”
Eni menjelaskan bahwa acara Halal Bihalal itu rencananya akan digelar di sebuah restoran di kawasan Kenjeran, Surabaya. Siapa sangka, perjalanan yang seharusnya menyenangkan itu justru berakhir dengan tragedi.
Jenazah Avianti langsung dievakuasi oleh petugas BPBD Kota Surabaya dan dibawa ke Kamar Jenazah RSUD Dr. Soetomo untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, polisi dari Unit Laka Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tengah menyelidiki kasus ini sebagai dugaan tabrak lari. Mereka berupaya mengumpulkan bukti serta keterangan saksi guna mengungkap identitas pengemudi yang terlibat.
“Kami sedang melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti untuk mengungkap pelaku,” kata Aiptu Suwanto, Kasubnit Laka Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
“Kami mengimbau kepada siapapun yang mengetahui informasi terkait kejadian ini untuk segera menghubungi pihak kepolisian,” tambahnya.
Pihak kepolisian berharap masyarakat turut membantu dengan memberikan informasi apa pun yang dapat mempercepat proses pengungkapan kasus ini.
Kepergian Avianti bukan hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga, tapi juga bagi dunia pendidikan di Surabaya. Sosoknya yang ceria dan berdedikasi tinggi akan selalu dikenang oleh murid-murid dan rekan kerja.
Tragedi ini sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga keselamatan di jalan raya. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi pengguna jalan lainnya, agar lebih berhati-hati dan menghargai nyawa sesama.
Reporter: Samsul Arif

