
Sidoarjo Pojokkiri.com – Kabar duka menyelimuti kawasan Desa Kureksari, Kecamatan Waru, Sidoarjo, pada Minggu sore, (05/10/2025). Seorang pria lanjut usia bernama Mujiono (71), ditemukan telah meninggal dunia di dalam kamar kos di Jalan Kol. Sugiono Sidoarjo.
Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 WIB. Berdasarkan keterangan resmi dari Kepolisian, rekan kerja almarhum, Totok Hermawan (55), mendatangi kos tersebut dengan niat untuk menjenguk korban.
Mujiono, yang merupakan warga Rungkut Asri Utara, Surabaya, diketahui sudah terbaring sakit selama kurang lebih satu minggu. Sakit yang diderita pria kelahiran Malang, 11 November 1954 ini, diduga yakni TBC.
Setibanya di depan kamar kos, Totok Hermawan berusaha mengetuk pintu beberapa kali, namun tidak ada respons sama sekali dari dalam. Pada saat yang bersamaan, tercium bau busuk yang menyengat dari balik pintu kamar. Kecurigaan pun memuncak.
Totok kemudian meminta bantuan kepada tetangga kos korban yang bernama Mujiono (68). Setelah berhasil membuka paksa pintu kamar kos, keduanya sontak terkejut dan prihatin. Mereka menemukan almarhum Mujiono sudah terbaring di atas kasur dalam kondisi tak bernyawa dan memancarkan bau yang menyengat.
Melihat kondisi tersebut, kedua saksi dengan cepat melaporkan kejadian duka ini ke Polsek Waru. Petugas kepolisian dari Polsek Waru segera merespons laporan dan bersama tim ambulans serta tim medis, langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kapolsek Waru, Kompol Miftahul Amin, S.Sos., melalui Kanit Reskrim Polsek Waru, AKP A.A. Setiawan S.H., M.H., mengungkapkan kronologi kejadian. Ia menegaskan bahwa hasil pemeriksaan luar yang dilakukan pada tubuh almarhum tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik ataupun luka.
“Awalnya Totok H, rekan kerja korban mendatangi kamar kos yang berada di Kol. Sugiono desa Kureksari Waru Sidoarjo, totok bermaksud menjenguk korban yang saat itu sedang dalam kondisi sakit TBC sejak seminggu terakhir,” tutur AKP A.A. Setiawan, pada Senin (6/10).
Setelah penemuan yang menyayat hati tersebut, petugas dan tim medis melakukan evakuasi jenazah. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Sidoarjo untuk penanganan lebih lanjut dan memastikan penyebab pasti kematian tersebut.
Di dalam kamar kos almarhum tersebut, ditemukan sejumlah obat-obatan pribadi yang menguatkan dugaan bahwa korban meninggal karena sakit.
Di antara barang-barang yang ditemukan adalah balsem, inhaler, minyak gosok, serta strip obat-obatan seperti Mixagrip, Ambeven, Lodia, dan obat diare, termasuk salep 88.
Penemuan ini semakin memperkuat asumsi bahwa almarhum Mujiono tengah berjuang melawan penyakitnya sendirian sebelum akhirnya menghembuskan napas terakhir (sul).
Ulas Berita Selengkapnya Melalui Saluran Link Harian Pagi Pojokkiri : https://whatsapp.com/channel/0029VbBQmlOIHphRARWqFT10

