Pojokkiri.com

Hasan Dibacok Gerombolan OTK di Wonokusumo Surabaya, Polisi Selidiki Motif Penyerangan

 

Polisi mendatangi TKP di Wonokusumo Surabaya

Surabaya, Pojokkiri.com – Suasana pagi di kawasan Wonokusumo Jaya Baru, Surabaya, mendadak riuh setelah warga dikejutkan suara keributan yang berujung pada penemuan seorang pria terkapar bersimbah darah, pada Rabu (29/4/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Hasan, pria asal Sampang, Madura, yang baru beberapa bulan tinggal di kawasan tersebut. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka sabetan senjata tajam di bagian tubuhnya setelah diduga menjadi korban pembacokan oleh sekelompok orang tak dikenal.

Peristiwa ini sontak membuat warga sekitar keluar rumah untuk mencari tahu sumber keributan. Saat situasi mulai kondusif, warga mendapati Hasan sudah tergeletak di ujung jalan dalam kondisi lemah dan berlumuran darah.

Tubuh korban kemudian ditutupi sarung oleh warga sekitar sambil menunggu penanganan lebih lanjut.

Saksi Sebut Pelaku Lebih dari Empat Orang

Salah satu warga setempat, Siswanto, mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar keributan dari arah jalan. Saat keluar rumah, ia melihat korban sudah terkapar dengan luka serius.

Menurut informasi yang dihimpun warga, pelaku diduga berjumlah lebih dari empat orang. Mereka disebut mengenakan penutup kepala, bahkan beberapa di antaranya memakai helm full face untuk menutupi identitas.

“Informasi yang saya dengar, pelakunya lebih dari empat orang. Ada yang memakai penutup kepala dan beberapa menggunakan helm full face, sehingga sulit dikenali,” ujar Siswanto saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan, warga baru berani mendekat untuk memeriksa kondisi korban setelah para pelaku meninggalkan lokasi menuju arah timur.

Hasan diketahui mengalami luka bacok di area bawah ketiak yang menyebabkan banyak kehilangan darah.

Korban Diduga Diserang Saat Akan Berangkat Kerja

Berdasarkan keterangan warga, Hasan diduga menjadi korban penyerangan saat hendak berangkat kerja.

Setiap hari, korban bekerja membantu kakaknya membangun rumah di kawasan Sidotopo Gang VIII. Biasanya, Hasan berangkat bersama rekan kerja lainnya, namun pada hari kejadian ia berangkat lebih siang dari biasanya.

Kondisi tersebut memunculkan sejumlah spekulasi di kalangan warga, meski motif penyerangan hingga kini masih belum diketahui secara pasti.

“Biasanya berangkat bersama yang lain, tapi tadi katanya berangkat agak siang. Kami juga tidak tahu apa penyebab kejadian ini,” lanjut Siswanto.

Warga juga mengungkapkan bahwa Hasan baru tinggal di kawasan Wonokusumo sekitar satu hingga dua bulan terakhir, tepatnya setelah IdulFitri. Ia disebut tinggal bersama kakaknya setelah datang dari Madura.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembacokan misterius tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Semampir saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memberikan keterangan rinci karena proses penyelidikan masih berlangsung.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Perkembangan resmi akan kami sampaikan setelah ada hasil lebih lanjut,” ujarnya singkat (sul).

Berita Terkait

Bawaslu Jatim Luncurkan Rumah Data, Bawaslu Kota Mojokerto Siap Sukseskan Pengawasan Pemilihan 2024

Gak Bisa Distarter, Maling Motor Honda CRV Tepergok Pemilik Diamuk Massa

Tak Disangka! Pencurian Motor di Keputran Ternyata Tetangga Sendiri