Pojokkiri.com

Kadis Pendidikan Jatim Tekankan Pentingnya Etika Profesional dan Komunikasi Empatik bagi Guru SMA

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai memberikan arahan tentang etika profesional dan komunikasi empatik bagi guru SMA di Malang

KOTA MALANG Pojokkiri.com – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa penguatan kompetensi guru tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik semata, tetapi juga harus menyentuh aspek etika profesional dan komunikasi empatik dalam keseharian di lingkungan sekolah.

Pesan ini disampaikan Aries saat memberikan arahan dalam kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Mata Pelajaran Jenjang SMA bertema “Etika Profesional dan Komunikasi Empatik dalam Interaksi di Sekolah” yang diselenggarakan oleh Bidang GTK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Hotel Tychi, Kota Malang, pada Jumat (7/11).

Dalam sambutannya, Aries menyampaikan bahwa guru saat ini menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan penyampaian materi pelajaran, tetapi juga dengan bagaimana mereka mampu membangun komunikasi yang empatik dan inspiratif terhadap peserta didik.

“Guru harus menjadi figur yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga memberikan keteladanan dalam tutur kata dan tindakan. Kelas seharusnya menjadi ruang yang aman, nyaman, serta mendorong tumbuhnya karakter positif siswa,” ujar Aries dengan nada penuh harap.

Ia menambahkan bahwa di tengah perubahan sosial yang cepat, guru berperan penting sebagai penyeimbang nilai-nilai moral dan karakter, sekaligus menjadi panutan dalam menanamkan nilai empati, disiplin, serta rasa tanggung jawab kepada generasi muda.

Kegiatan ini diikuti oleh puluhan guru SMA dari berbagai daerah di Jawa Timur yang antusias menyimak arahan dan materi. Mereka mendapatkan pembekalan terkait etika profesionalisme dan kemampuan membangun komunikasi efektif di lingkungan pendidikan.

Aries berharap, melalui kegiatan semacam ini, para guru mampu menerapkan nilai-nilai empatik dan profesional dalam setiap interaksi, baik dengan siswa, sesama guru, maupun orang tua.

“Guru adalah pilar utama dalam membentuk karakter bangsa. Dengan komunikasi yang empatik, kita bisa menciptakan suasana belajar yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara guru dan siswa,” tutur Aries menutup arahannya.

Dengan semangat peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berkomitmen terus memperkuat kompetensi guru agar mampu menghadirkan pendidikan yang berkarakter, beradab, dan berorientasi pada kemanusiaan (sul).

Berita Terkait

Mahendra, Apresias Kinerja Ketum  AWPI , Targetkan 2020 Terverivikasi Dewan Pers

adminkiri01

Malam Keakraban Siswa, Mahasiswa dan Tokoh Masyarakat Papua yang Berdomisili di Kota Batu

Ketua  PP  Kab Malang Lakukan Kunjungan ke Beberapa PAC , yang Sedang PAM Malam Pergantian Tahun

adminkiri01