
Lamongan, Pojok Kiri.com-Guna menjamin stabilitas harga dan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang perayaan Imlek dan memasuki bulan suci Ramadhan, Sat Reskrim Polres Lamongan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Lamongan, kemarin pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Rizky Akbar Kurniadi, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., dengan menggandeng Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindag) Kabupaten Lamongan.
Salah satu titik fokus pengecekan adalah SPBU 54.622.24 yang berlokasi di Jl. Basuki Rahmat, Kelurahan Sukomulyo. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari ketersediaan stok hingga validitas takaran mesin pompa.

Hasil Pemeriksaan Kualitas dan Takaran
Dalam sidak ini, tim gabungan melakukan uji kualitas pada tandon BBM jenis Pertalite menggunakan metode stik yang diolesi pasta air. Hasilnya, tidak ditemukan adanya campuran air maupun bahan lain, sehingga kualitas BBM dinyatakan aman.
Selain itu, petugas Disperindag juga melakukan tera ulang menggunakan bejana ukur untuk memastikan akurasi literan pada mesin pompa. Berdasarkan hasil pengujian, jumlah liter yang dikeluarkan mesin telah sesuai dengan aturan yang berlaku.
Stabilitas Harga dan Stok
Kasat Reskrim AKP Rizky Akbar Kurniadi menyampaikan bahwa secara umum stok BBM di wilayah Lamongan dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Adapun rincian harga BBM di lapangan tercatat sebagai berikut Pertalite Rp10.000/Liter, Pertamax Rp11.800/Liter, Pertamax Green 95 Rp12.450/Liter. Kemudian Pertamax Turbo 98 Rp13.400/Liter dan Pertamina Dex Rp13.500/Liter.
Pihak Polres Lamongan juga memberikan imbauan tegas kepada para pemilik dan pengelola SPBU agar tetap mematuhi regulasi dalam pendistribusian, terutama untuk BBM bersubsidi.

“Kami mengimbau kepada pemilik SPBU agar penyaluran BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Jangan sampai ada penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat luas,” tegas AKP Rizky.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat Lamongan dalam menjalankan aktivitas transportasi menjelang hari besar keagamaan nasional.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri

