Pojokkiri.com

Ngaku Sakit Perut, Minta Dibelikan Obat Diare, Pria Ini Malah Gondol Motor Korban

Pelaku Penipuan Diamankan Polsek Wonokromo Surabaya

Surabaya Pojokkiri.com – Waspada terhadap perkenalan di media sosial kembali menjadi perhatian publik setelah seorang perempuan muda asal Jombang menjadi korban penipuan sepeda motor di kawasan Indragiri, Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Surabaya, Iptu Wasito Adi saat dihubungi wartawan pojokkiri mengungkapkan pelaku yang awalnya memperkenalkan diri dengan identitas palsu, memanfaatkan kedekatan dengan korban untuk melancarkan aksinya.

“Peristiwa itu terjadi pada Rabu, (22/4) sekitar pukul 21.00 WIB di depan Apotek K24, Jalan Indragiri, Surabaya, tak jauh dari kawasan Lapangan Thor,” tutur Iptu Adi, pada Kamis (14/5).

Korban diketahui bernama HAS (23), perempuan asal Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, yang saat inde kos di kawasan Tambak Asri, Surabaya.

Iptu Adi mengatakan korban awalnya berkenalan dengan seorang pria melalui media sosial. Dalam komunikasi awal, pria tersebut mengaku bernama Firman Syahputra. Hubungan keduanya kemudian berlanjut hingga korban diminta menjemput pelaku.

“Korban berangkat dari rumahnya Wonosalam Mojokerto, pada Selasa, (21/4) untuk menemui pria tersebut. Setelah bertemu, pelaku kemudian meminta ikut menumpang menggunakan sepeda motor milik korban, menuju Surabaya,” katanya.

Iptu Adi menjelaskan korban datang dengan itikad baik setelah sebelumnya menjalin komunikasi intens dengan pelaku melalui media sosial. Namun kedekatan itu justru dimanfaatkan untuk menjalankan aksi kejahatan.

“Sekitar pukul 20.00 WIB, korban dan pelaku tiba di Surabaya. Saat melintas di depan Apotek K24 Jalan Indragiri, pelaku meminta korban turun untuk membeli obat sakit perut,” jelasnya.

Tanpa menaruh curiga ungkap Iptu Adi, korban masuk ke dalam apotek untuk membeli obat. Saat itu, pelaku masih duduk di atas motor sambil menunggu di tepi jalan.

“Namun ketika korban keluar dari apotek beberapa menit kemudian, sepeda motor beserta pelaku sudah tidak berada di lokasi,” tandasnya.

Korban pun langsung menyadari dirinya telah menjadi korban penipuan dan penggelapan. Atas kejadian tersebut, ia segera melapor ke Polsek Wonokromo untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan, kemudian mengidentifikasi pelaku bukan Firman melainkan Fauzan Ikshannudin Abdillah (24), warga Pakis, Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Fauzan sengaja menggunakan identitas palsu saat berkenalan dengan korban untuk mengelabui dan membangun kepercayaan.

Pelaku disangkakan melanggar Pasal 492 jo Pasal 486 KUHP terkait tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan.

“Masyarakat diimbau tidak mudah percaya kepada orang yang baru dikenal di media sosial, terlebih jika sudah mulai meminta bantuan, menjemput, atau meminjam kendaraan,” pungkasnya (sul)

Berita Terkait

Isap Sabu sebelum Beraksi, Bandit Curanmor di Hadiahi Timah Panas di Kedua Kaki!

Polrestabes Surabaya Gaungkan Gerakan Nasional ASRI, Aksi Bersih Kali di JMP Wujudkan Pelayanan Humanis

Residivis Pencurian Lempengan Plat Besi Ditangkap Lagi, Aksi Nekat Terungkap Berkat Rekaman CCTV