Jasad Muhammad Muhozin Haqiqi Qalif di rumah duka di Dusun Gempolnogo, Desa Gempol Manis, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.( Foto: Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Muhammad Muhoyizin Haqiqi Qalif, balita berusia 4 tahun di Dusun Gempolnogo RT 007 RW 004, Desa Gempolmanis, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, ditemukan tewas mengambang di kolam ikan, Jumat (5/5/2023).
Kronologis kejadian bermula ayah korban Yadi (43) pulang kerja tidak mendapati keberadaan putra bungsunya itu di rumah. Dia kemudian mencari putranya tersebut di sekeliling rumahnya, namun tetap tidak di ketemukan.
Pencarian dilanjutkan Yadi sehabis Sholat Jumat. Sekitar pukul 13.00 WIB korban ditemukan di kolam ikan milik Anam dalam keadaan mengambang.
Setelah itu Yadi langsung menolong korban yang tenggelam di dalam kolam sedalam 80 centimeter dengan panjang 3,5 meter dan lebar 1,5 meter. Tak hanya itu, korban juga sempat dilarikan ke bidan terdekat. Namun malang, nyawa korban tidak tertolong.
Sementara itu, petugas dari Polsek Sambeng telah datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Namun keluarga korban menolak dilakukan autopsi karena kejadian ini dianggap merupakan musibah. Korban juga langsung dimakamkan di TPU dekat tempat tinggalnya.
“Sesuai SOP, kita mendatangi rumah korban dan melakukan olah TKP, karena korban tidak mau dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan kedua orang tua korban,” kata Kapolsek Sambeng Iptu Suroto, S.H, M.H, Jumat (5/5/2023).
Agar kejadian serupa tak terulang, polisi mengimbau kepada orang tua untuk senantiasa menjaga putra-putrinya. Hal ini menjadi pembelajaran bagi orang tua untuk menjaga buah hatinya saat bermain di dalam rumah maupun di luar rumah.(lut)

