
Situbondo,pojokkiri.com
Direktur LBH Mitra Santri, Asrawi, meminta kepada Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Situbondo, Frendra AH ,S.H,.M.H, untuk tidak bermain dalam penegakan hukum dan bermain proyek di Kota Santri. Kepada kajari baru ini, ia bersama jajarannya menitipkan Situbondo agar dalam penegakan hukum berjalan dengan baik, terutama dalam menjaga Situbondo bebas dari korupsi.
“Kami titp Situbondo agar penegakan hukum berjalan dengan baik. Berharap kajari baru bisa menjaga integritas dan moral sebagai penegak hukum. Tidak bermain dalam penegakan hukum, dan tidak bermain dalam proyek pengadaan barang dan jasa yang ada di Kabupaten Situbondo, ” ujar Asrawi, Jumat (5/6/2026).
Ia, juga berharap Kejaksan Situbondo dengan pimpinan barunya, bisa menjadi pendamping bagi pemerintahan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo dan Wakil Bupati Ulfiyah. Menjadi kontrol agar tidak ada kerja yang menyimpang dari rel birokrasi.
LBH Mitra Santri, juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kajari Frendra, yang saat ini bertugas menjadi orang nomor satu pada institusi kejaksaan serta menjadi motor penegakan hukum di Kabupaten Situbondo.
“Kami ucapkan selamat kepada Kajari Frendra, saat ini telah ditugasi menjadi motor penegakan hukum di Kabupaten Situbondo, banyak tugas yang belum tuntas, “terangnya.
Sementara itu, LBH Mitra Santri yang disebut-sebut sebagai lembaga bantuan hukum paling dikenal di Situbondo, menyatakan kesiapannya memberi ruang bagi pimpinan kejaksaan agar membawa irama Situbondo ke arah lebih baik.
Diketahui Kajari Frendra, resmi dilantik pada tanggal 4 Juni 2026 Kajati Jawa Timur, menggantikan pejabat sebelumnya, Nurvita Kusumawardani. (Inul)

