
Lamongan, Pojokkiri.com-Memasuki hari kedua masuk sekolah pada tahun ajaran 2026/2027, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional mulai bergejolak. Kembalinya aktivitas masyarakat pascalibur panjang dan bergulirnya lagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu lonjakan permintaan komoditas pangan, terutama daging ayam potong.
Berdasarkan pantauan di Pasar Sidoharjo dan Pasar Ikan Lamongan pada Selasa (14/7/2026), mayoritas harga kebutuhan pokok sebenarnya masih relatif stabil. Namun, daging ayam potong mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, disusul minyak goreng curah yang merangkak naik tipis dibanding pekan lalu.
Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Sidoharjo, Sakdiyah, mengungkapkan bahwa tren kenaikan harga ini sudah terjadi sejak akhir pekan kemarin.
“Mulai naik sejak Minggu, berlanjut Senin, sampai Selasa ini. Kenaikannya sekitar Rp3.000 per kilogram,” ujar Sakdiyah saat ditemui di lapaknya, Selasa (14/7/2026).
Sakdiyah menjelaskan, sebelumnya daging ayam potong dijual di kisaran Rp31.000 hingga Rp32.000 per kilogram. Saat ini, harganya melonjak ke angka Rp33.000 hingga Rp34.000 per kilogram.
Menurutnya, lonjakan ini dipicu oleh peningkatan permintaan pasar yang drastis seiring dimulainya tahun ajaran baru. Salah satu faktor utama penentu adalah kembali aktifnya dapur-dapur penyedia program MBG untuk anak sekolah yang membutuhkan pasokan daging ayam dalam jumlah besar.
“Informasinya karena anak-anak sudah mulai masuk sekolah, jadi program MBG juga berjalan lagi. Otomatis kebutuhan ayam meningkat tajam. Selain itu, aktivitas masak-memasak masyarakat juga kembali normal setelah liburan,” pungkasnya.(lut)
Editor: Zainul Lutfi

