
Lamongan, Pojokkiri.com-Korban meninggal dunia akibat insiden kecelakaan kerja maut di pabrik bata ringan PT Superior Prima Sukses (Biscon), Desa Waru Kulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, kini bertambah menjadi 4 orang. Peristiwa tragis yang terjadi pada Rabu (16/9/2026) dini hari sekitar pukul 24.00 WIB tersebut awalnya menewaskan satu pekerja di lokasi kejadian, sebelum akhirnya tiga korban luka berat lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis pada Jumat (18/9/2026).
Kapolres Lamongan melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan adanya penambahan jumlah korban jiwa tersebut.
“Meninggal 4 orang dengan rincian 1 orang meninggal di TKP dan 3 lainnya meninggal di rumah sakit,” ungkap Ipda M. Hamzaid saat dikonfirmasi POJOK KIRI, Jumat (18/9/2026).
Kronologi Kejadian
Peristiwa mematikan ini bermula ketika para pekerja sedang melaksanakan aktivitas pekerjaan shift malam bersama-sama di dalam ruangan produksi. Tanpa diduga, sebuah tabung alat kerja meledak hebat hingga memicu kobaran api dan hawa panas yang menyebar cepat di area sekitar ruangan.
Akibat ledakan dahsyat tersebut, seorang pekerja bernama MSF(25), warga Dusun Gerdu, Desa Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya.
Sementara itu, enam pekerja lain yang berada di ruangan yang sama mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh dan langsung dievakuasi ke beberapa rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat.
Data dan Kondisi Terkini Para Korban
Berdasarkan informasi pihak kepolisian, berikut adalah rincian data terbaru mengenai kondisi para korban hingga Jumat (18/9/2026):
Korban Meninggal Dunia (4 Orang):
M S F (25), warga Babat, Lamongan – Meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
F (31), warga Turi, Lamongan – Mengalami luka bakar, meninggal dunia dalam perjalanan saat dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya pada Jumat (18/9) sekitar pukul 01.00 WIB.
I S (36), warga Kedungpring, Lamongan – Mengalami luka bakar, meninggal dunia di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) pada Jumat (18/9) sekitar pukul 04.00 WIB.
R F (20), warga Laren, Lamongan – Mengalami luka bakar, meninggal dunia di RSML pada Jumat (18/9) pukul 09.30 WIB.
Korban Luka-Luka dalam Perawatan (3 Orang):
A A W (31), warga Pucuk, Lamongan – Mengalami luka-luka, saat ini dirawat di Rumah Sakit Katolik Surabaya.
A D R (20), warga Laren, Lamongan – Mengalami luka-luka, saat ini dirawat di Rumah Sakit Katolik Surabaya.
S K (36), warga Simokerto, Surabaya – Mengalami luka-luka, saat ini dirawat di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti meledaknya tabung alat kerja di dalam ruang produksi yang menyebabkan terjadinya tragedi mematikan tersebut.(lut)
Editor: Zainul Lutfi

