Pojokkiri.com

Modal Pengalaman 40 Tahun di Birokrasi, Pak Abu Bulatkan Tekat Nyalon Kades Kedungsumber

Foto : Pak Abu Calon Kades Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. (Dyo)

Gresik, pojokkiri.com

Dorongan kuat dari masyarakat serta panggilan jiwa untuk membangun tanah kelahiran menjadi alasan utama Pak Abu mantap melangkah ke ajang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kedungsumber, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 mendatang.

​Memasuki masa purna tugas sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kantor Kecamatan Balongpanggang, sosok Pak Abu dinilai sudah teruji.

Dengan bermodal mengabdi selama lebih dari 40 tahun di birokrasi pemerintahan membuatnya paham betul seluk-beluk pelayanan publik, tata kelola administrasi, hingga pemetaan potensi desa.

​Saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (19/9/2026) siang, pria murah senyum mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil bukan atas ambisi pribadi, melainkan respons atas aspirasi warga yang menginginkan perubahan nyata.

​“Insyaallah saya siap maju mas, sebab banyak elemen masyarakat yang datang dan mendorong saya untuk ikut bertarung di Pilkades 2027. Dengan bekal pengabdian sebagai pegawai negeri selama kurang lebih seperempat abad ini akan saya hibahkan sepenuhnya untuk kemajuan desa,” ujarnya.

​Berbekal jam terbang serta pengalaman panjang di tingkatan kecamatan memberikan nilai plus tersendiri bagi Pak Abu. Ia dinilai memiliki jejaring yang luas serta pemahaman mendalam mengenai penyaluran program pemerintah agar tepat sasaran ke tingkat desa.

​Sambil melempar senyum khasnya, Pak Abu membeberkan visi kepemimpinan yang akan ia usung jika dipercaya memimpin Desa Kedungsumber.

Ada dua prinsip utama yang bakal menjadi fondasinya adalah keterbukaan (transparansi) dan pendekatan kekeluargaan. Jelasnya

​Menurutnya, tata kelola pemerintahan desa yang bersih hanya bisa dicapai jika ada transparansi, terutama dalam pengelolaan anggaran dan pembangunan infrastruktur. Di sisi lain, pendekatan kekeluargaan diperlukan agar setiap kebijakan yang diambil selalu menampung aspirasi warga tanpa sekat. Pintanya.

​“Menjadi kepala desa itu bukan soal kekuasaan, melainkan amanah besar yang harus dijunjung tinggi. Saya ingin membangun Kedungsumber dengan sistem yang terbuka, akuntabel, dan merangkul semua pihak seperti keluarga sendiri,” tegasnya.

​Semoga dengan kehadiran sosok berpengalaman seperti saya dalam bursa calon Kades Kedungsumber 2027 dinilai memberikan angin segar bagi peta politik. Dan semoga tokoh masyarakat setempat memandang figur seperti saya sebagai sosok yang matang, tenang, dan memiliki rekam jejak yang bersih selama menjabat sebagai birokrat.

​Dengan kombinasi matangnya pengalaman birokrasi dan komitmen pengabdian tanpa batas, langkah Pak Abu menuju Pilkades Kedungsumber 2027 diprediksi bakal mendapat dukungan luas dari konstituen yang mendambakan kemajuan serta kesejahteraan desa yang berkelanjutan.

Insyaallah akhir tahun 2026 ini saya memasuki masa pensiun, dan setelah itu saya siap fokus melayani masyarakat Kedungsumber,” tambahnya.

Berikut Rekam Jejak Pak Abu

​* Tahun 1986.
Mengawali pengabdian di tingkat desa pada masa kepemimpinan Kepala Desa H. Abdul Ghoni (Alm).

​* Tahun 1999.
Dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Desa (Carik).

​* Tahun 2009.
Resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

​* Tahun 2017.
Beralih tugas ke Kabupaten dan bergabung dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

* Tahun ​2018.
Mutasi tugas ke Kecamatan Balongpanggang sebagai anggota Satpol PP (sekarang Unit Trantib).

​* Tahun 2019.
Dipercaya menjadi Penjabat (Pj.) Kepala Desa sekaligus ditunjuk sebagai Koordinator Pj. Kades se-Kecamatan Balongpanggang. (Dyo)