Pojokkiri.com

Lima Bandit Curanmor Spesialis Parkiran Ditangkap, Hasilnya untuk Beli Miras

Kompol Eko Sudarmanto, Kapolsek Gubeng Surabaya, didampingi Kasi Humas AKP Rina Shanty dan Kanit Reskrim Ipda Dwi.

Surabaya Pojokkiri.comJaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di sejumlah titik kota Surabaya, lima tersangka diamankan Kepolisian Polsek Gubeng Surabaya, dua diantaranya masih remaja.

Diketahui para pelaku dikenal nekat, beraksi di area kos dan tempat parkir hotel dengan cara merusak kunci motor dengan menggunakan kunci T, lalu menjual hasil curian ke Bangkalan, Madura.

Kompol Eko Sudarmanto S.Sos, Kapolsek Gubeng Surabaya mengungkapkan bahwa aksi para pelaku dilakukan secara berulang di beberapa lokasi berbeda, dan hasil penjualan motor digunakan untuk bersenang-senang, termasuk pesta miras.

Saat menjalankan aksinya para pelaku membagi peran yang jelas. Pelaku SA (29) bertugas merusak kunci setir motor menggunakan kunci T. Rekannya, I.G (34), B.U (34), serta dua diantaranya masih remaja masing-masing berinisial F.F (16) dan M.A.H (16), membantu mengawasi situasi dan mengangkat motor jika terkunci rantai besi.

Kompol Eko menjelaskan dari pengakuan para pelaku mereka menyasar di tempat parkiran Kos di wilayah Granting Baru Surabaya pada Selasa (10/6), saat itu korban MRM memarkir motor honda Scoopy di tempat garasi kos tanpa dikunci setir.

“Pelaku SA masuk, di parkiran kost kemudian merusak rumah kunci motor, bersama dengan I.G. lalu motor tersebut dijual ke seorang penadah bernama “Abah” di wilayah Bangkalan Madura seharga Rp1,8 juta,” tutur Kompol Eko, pada Kamis (14/8/2025).

Kemudian pada Rabu (11/6) para pelaku melakukan aksinya lagi di depan hotel SANS, Jl. Bangka Surabaya, mereka berhasil menggondol motor honda Vario 125 milik AP yang diparkir dengan rantai besi. SA, I.G, B.U, F.F, dan M.A.H mengangkat motor curian setelah merusak kunci. Motor dijual Rp4,7 juta.

Tidak berhenti sampai disitu para pelaku juga melakukan aksinya lagi pada Sabtu (14/6) di parkiran Kos Setro Surabaya, mereka mendapatkan hasil motor honda vario milik AH yang dicuri tanpa kunci setir. SA menuntun motor, diikuti F.F dan M.A.H. Motor kembali dijual Rp4,7 juta.

Setelah adanya laporan masuk dari korban pada Minggu (29/6), Tim Opsnal Polsek Gubeng saat patroli mencurigai dua pria di depan gapura Gubeng Kertajaya. Setelah digeledah, ditemukan kunci Y, kunci L, kunci motor, dan kunci magnet.

Kedua pelaku, SA dan F.F, langsung dibawa ke Mapolsek Gubeng Surabaya dan mengaku telah melakukan sejumlah aksi curanmor di Surabaya, bersama tiga rekannya I.G, B.U, dan M.A.M.

Selain mengamankan lima pelaku tersebut, polisi juga menyita barang bukti meliputi satu unit Honda Vario 125 hitam (L-5408-DB), satu kunci Y, satu kunci L, dan satu kunci magnet.

Kapolsek Gubeng mengimbau warga agar selalu mengunci ganda kendaraan dan memarkir di lokasi aman. “Kewaspadaan masyarakat sangat membantu mencegah aksi curanmor,” pungkasnya.

 

Reporter Samsul Arif.

Berita Terkait

Gagal Bawa Kabur Motor Curian Saat Tengah Malam, 2 Pemuda Dibekuk Polisi

Update Pembacokan Hasan di Wonokusumo, Polisi Periksa Saksi Pelapor dan Buru 4 Pelaku Bertopeng

Kapolrestabes Surabaya Beri Penghargaan Anggota Ungkap Curanmor dan Kasus Tabrak Lari Viral