Pojokkiri.com

Menatap Kompetisi Baru, Persela Masuk ‘Grup Neraka’ Timur di Championship 2026/2027

 

Pemain Persela merayakan kegembiraan saat mencetak gol di Liga 2 musim 2025/2026.(Foto: Media Persela for Pojok Kiri)

Lamongan, Pojokkiri.com-Operator kompetisi sepak bola nasional, I.League, resmi merilis pembagian grup untuk kompetisi Pegadaian Championship musim 2026/2027. Persaingan sengit yang melibatkan 20 klub terbaik di kasta kedua ini dijadwalkan akan kembali bergulir mulai 18 September mendatang.

Pada musim baru ini, terjadi pergeseran peta kompetisi yang cukup signifikan. Beberapa tim harus berpindah grup akibat dinamika internal, mulai dari perpindahan markas (homebase), pergantian nama klub, hingga penyesuaian geografis.

Salah satu sorotan utama tertuju pada Persela Lamongan yang dipastikan masuk ke dalam Grup Timur. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut akan bersaing ketat dengan 10 kesebelasan tangguh lainnya untuk memperebutkan tiket promosi.

Berikut adalah daftar lengkap 10 klub penghuni Grup Timur Championship 2026/2027. Persela Lamongan, Persis Solo, SBS Biak, Persipura Jayapura, PS Barito Putera.

Kemudian Kendal Tornado FC, Deltras FC, Persiba Balikpapan, RANS Nusantara FC dan Dejan FC.

Banyak pihak menilai Grup Timur sebagai “grup neraka” pada musim ini. Julukan tersebut bukan tanpa alasan, mengingat blok ini dipenuhi oleh klub-klub tradisional dengan nama besar dan segudang prestasi di sepak bola tanah air.

Kehadiran mantan kontestan kasta tertinggi seperti Persis Solo dan PSBS Biak yang baru saja terdegradasi dipastikan akan mendongkrak tensi pertandingan.

Belum lagi ditambah kekuatan tim tangguh seperti Barito Putera, kekuatan regional Kalimantan dari Persiba Balikpapan, serta eksistensi duo Papua, Persipura Jayapura dan PSBS Biak yang siap menghadirkan laga derbi yang panas.

Sesuai regulasi terbaru, fase grup ini akan menggunakan format triple round robin. Artinya, setiap tim akan saling bertarung sebanyak tiga kali dengan total 27 pertandingan sepanjang musim reguler untuk menentukan siapa yang berhak naik kasta.(lut)

Editor: Zainul Lutfi