Pojokkiri.com, – SAMPANG – Media Center Sampang (MCS) terus memperkuat perannya sebagai kontrol sosial. Setelah menyambangi berbagai dinas, kini giliran Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang yang diajak berdialog dalam audiensi di Aula Dinkes KB, Kamis (18/06/2026).
Pertemuan ini menjadi ruang diskusi penting untuk membedah mutu pelayanan dan arah pembangunan sektor kesehatan di Kabupaten Sampang.

Ketua MCS, Fathor Rahman yang akrab disapa Mamang, menegaskan bahwa sinergi yang dijalin dengan OPD tidak akan menggadaikan idealisme lembaga. MCS yang memadukan peran jurnalis dan LSM ini siap membagi peran secara profesional:
Menurutnya, Jurnalis atau Wartawan menjadi corong informasi publik dan fungsi kontrol sosial (investigasi/kritik konstruktif) dengan tetap patuh pada Kode Etik Jurnalistik.
Sementara LSM menjadi mitra kritis yang menyuarakan aspirasi warga terkait pelayanan publik melalui dialog berbasis data.
“Kami membuka ruang sinergi seluas-luasnya, namun tidak akan pernah mengesampingkan idealisme dan profesionalisme kami,” tegas Mamang, mantan Ketua PWI Sampang dua periode (2019-2025) tersebut.
Kehadiran pengurus MCS disambut hangat oleh Plt. Kepala Dinkes KB Kabupaten Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini.
Didampingi jajaran pejabat terasnya, dr. Lusi mengapresiasi visi objektif yang dibawa MCS. Ia bahkan blak-blakan mengenai citra buruk oknum wartawan/LSM yang kerap berkembang di masyarakat.
“Kami menyadari ada kesan negatif mengenai oknum wartawan atau LSM. Namun, melalui MCS, kami melihat potret sebaliknya. Kemitraan kritis seperti ini sangat penting untuk mengawal percepatan pembangunan pelayanan dan fasilitas kesehatan,” ungkap dr. Lusi.
Melalui audiensi berkala ini, kedua belah pihak berharap roda pelayanan kesehatan di Sampang bisa berjalan lebih transparan, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat. (Man/F-R)

