Pojokkiri.com

Misteri Penusukan di Kalitengah Lamongan: Asmara dan Dugaan Cinta Segitiga

 

Korban WM dirawat di RS.(Zainul Lutfi for Pojok Kiri)

Lamongan, Pojokkiri.com-Kasus penusukan tragis menggemparkan warga Desa Tinjungmekar, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan pada Rabu (21/10) sore. Insiden berdarah ini dikonfirmasi dipicu oleh konflik cinta segitiga antara korban dan pelaku yang mencintai wanita yang sama.

Kapolsek Kalitengah, AKP Heri Prasetyo Wibowo, membenarkan adanya motif asmara di balik aksi penganiayaan tersebut saat dikonfirmasi oleh wartawan Pojok Kiri pada Kamis (22/10) siang.

“Korban dan pelaku sama-sama mencintai satu orang wanita, sebut saja Anjali (bukan nama sebenarnya), warga Dusun Mengai, Desa Sukorejo, Kecamatan Karangbinangun,” ujar AKP Heri Prasetyo Wibowo singkat.

Seperti yang pernah diberitakan Pojok Kiri, Peristiwa tragis ini bermula sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, HNA mendatangi rumah korban dengan mengendarai mobil Toyota Avanza warna silver bernomor polisi L 1924 EL. Tidak sendirian, HNA datang didampingi oleh ayahnya serta calon mertuanya.

Kedatangan rombongan HNA bertujuan untuk meminta kembali cincin pertunangan milik tunangan terduga pelaku. Berdasarkan informasi yang dihimpun, cincin tersebut disinyalir telah dirampas dan disimpan oleh korban, WM.

Namun, sesampainya di depan rumah korban, pertemuan tersebut justru berujung ketegangan. Cekcok mulut yang sengit terjadi antara korban dan terduga pelaku. Di puncak amarahnya, HNA diduga nekat mengambil sebuah benda tajam dan langsung menusukkannya ke bagian perut korban hingga WM bersimbah darah dan tersungkur.

Melihat korban tak berdaya, warga sekitar yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan pertama. WM segera dilarikan ke Puskesmas Kalitengah, sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Intan Medika Karangbinangun untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif. Warga pun langsung melaporkan kejadian penganiayaan ini ke Polsek Kalitengah.

Mendapat laporan tersebut, Anggota Unit Reskrim Polsek Kalitengah bergerak cepat dan langsung berkoordinasi dengan Tim Jaka Tingkir Satreskrim Polres Lamongan untuk memburu pelaku yang kabur menggunakan mobilnya.

Kanit URC Jaka Tingkir Satreskrim Polres Lamongan, Ipda M.Fatihul membenarkan adanya insiden dan penangkapan cepat tersebut.

“Benar, terduga pelaku sudah kami amankan. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Lamongan,” ujar Ipda M.Fathihul saat dikonfirmasi Wartawan POJOK KIRI.

Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil Toyota Avanza silver bernopol L 1924 EL milik pelaku. Sementara itu, barang bukti berupa alat penusuk yang digunakan pelaku saat ini masih dalam proses pencarian oleh petugas kepolisian.(lut)

Editor: Zainul Lutfi