Pojokkiri.com

Nggak Perlu ke Kandang, Berburu Kambing Kurban Kini Tinggal Scroll di Sosmed

 

Salah satu kambing yang dijual melalui media sosial (medsos) di Lamongan.(Pojok Kiri/istimewa)

Lamongan, Pojok Kiri.com-Meski Hari Raya Idul Adha 2026 atau Lebaran Haji 1447 H diperkirakan baru akan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026 mendatang, geliat perdagangan hewan kurban di wilayah Kabupaten Lamongan sudah mulai terasa. Para pedagang kini mulai gencar menawarkan stok terbaik mereka, baik secara langsung maupun melalui jagat media sosial.

Berdasarkan kalender Islam, momen yang dinanti umat Muslim ini jatuh setiap tanggal 10 Zulhijah. Sesuai syariat, aturan kurban telah ditetapkan: satu ekor kambing untuk satu orang, satu ekor sapi untuk kolektif tujuh orang, dan satu ekor unta untuk sepuluh orang.

Solikin, salah satu pedagang hewan kurban di wilayah Kecamatan Tikung, mengungkapkan bahwa pesanan sudah mulai mengalir masuk meski Lebaran masih menyisakan waktu sekitar satu bulan. Menurutnya, konsumen sengaja memesan lebih awal karena khawatir kehabisan stok hewan dengan kualitas bagus.

“Sejak beberapa hari terakhir memang sudah ramai yang memesan. Untuk harga kambing dan sapi saat ini memang masih tergolong tinggi, tapi semuanya masih bisa dinego,” ujar Solikin.

Ia menambahkan, meski ada sedikit kenaikan harga, hal itu tidak menyurutkan minat pelanggan. Salah satu faktornya adalah layanan pemeliharaan; hewan yang sudah dipesan akan tetap dirawat oleh penjual hingga hari H penyembelihan, sehingga pembeli tidak perlu repot mencari tempat penampungan.

Tak hanya di kandang fisik, keriuhan pasar hewan kurban juga mulai membanjiri grup-grup jual beli di Facebook. Para pedagang kambing dan sapi berlomba menyajikan foto dan video terbaik untuk menarik minat masyarakat yang ingin menunaikan ibadah kurban tahun ini.(lut)

 

Editor: Zainul Lutfi

Sumber: www.pojokkiri.com dan Koran Harian Pagi Pojok Kiri