
Lamongan, Pojok Kiri.com- Tertangkap basah mencuri burung murai batu seharga jutaan rupiah, seorang pencuri di Lamongan, Jawa Timur dihajar massa tanpa ampun.
Tindakan warga tersebut seolah melampiaskan kekesalan dan kemarahannya, karena seringnya terjadi pencurian burung di lingkungannya.
Aksi pencurian seekor burung murai batu tersebut terjadi di sebuah rumah milik warga di Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.
Beruntung anggota Polsek Babat segera datang ke tempat kejadian perkara (TKP) sehingga pelaku pencuri burung murai tak jadi bulan-bulanan massa lebih jauh.
Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto yang dikonfirmasi melalui Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, mengatakan, insiden bermula ketika Kapolsek Babat dan anggotanya baru saja selesai melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Attaqwa Muhammadiyah Babat.
Mereka kemudian menerima informasi mengenai adanya amuk massa terhadap seorang terduga pencuri burung Murai Batu.
“Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya di Kantor Balai Desa Moropelang, kami mendapati sekumpulan massa yang sudah berada di depan kantor Balai Desa Moropelang berusaha untuk menghakimi tersangka,” jelas Ipda Hamzaid.
Melihat situasi yang tidak kondusif, Kapolsek Babat bersama anggotanya segera melokalisir tersangka dan berupaya menenangkan massa.
Negosiasi intensif dilakukan dengan tokoh agama (toga) dan tokoh masyarakat (tomas) setempat agar warga tidak main hakim sendiri.
“Pada saat di lokasi Balai Desa, tersangka sudah diamankan warga dari amuk massa. Kami kemudian meminta bantuan perkuatan dari Polsek Rayon dan Power on Hand Polres Lamongan untuk back up pengamanan,” tambah Ipda Hamzaid.
Setelah melalui proses negosiasi yang alot, Kapolsek Babat berhasil mengevakuasi terduga pelaku pencurian burung dari kerumunan massa.
Pelaku bernama Syukron, warga Slaharwotan, Kecamatan Ngimbang itu kemudian segera dibawa ke Satreskrim Polres Lamongan untuk penanganan lebih lanjut.
“Barang bukti yang diamankan satu unit sepeda motor dan tas kecil milik pelaku dan satu ekor burung murai batu dalam sangkar lengkap dengan sarung sangkar berwarna merah,” pungkasnya.(lut)

