
Lamongan, Pojok Kiri.com-Dugaan pencurian meteran air PDAM terjadi di rumah milik Masyhudi (54), warga Dusun Semlawang, Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Sukodadi pada Senin (19/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kapolsek Sukodadi Iptu M.Sokeb saat dikonfirmasi Wartawan Harian Pojok Kiri menyampaikan, kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh saksi Sulasih Setya Ningsih saat hendak mengambil air wudhu untuk salat subuh sekitar pukul 04.00 WIB. Namun saat kran dibuka, air tidak mengalir.

“Saksi kemudian mengecek instalasi air dan mendapati meteran PDAM sudah tidak ada di tempatnya. Temuan tersebut lalu disampaikan kepada pemilik rumah,” ujar Iptu M.Sokeb.
Setelah dilakukan pengecekan, diketahui meteran air PDAM milik korban telah hilang dengan kondisi pipa air terdapat bekas potongan. Atas kejadian tersebut, Masyhudi kemudian mendatangi Polsek Sukodadi untuk membuat pengaduan resmi.
Menindaklanjuti laporan itu, petugas Polsek Sukodadi mendatangi lokasi kejadian (TKP) untuk melakukan pengecekan dan pendataan. Kerugian akibat hilangnya meteran air tersebut ditaksir sekitar Rp350 ribu. Meteran yang hilang diketahui telah diganti oleh pihak PDAM setempat.

Sejumlah personel Polsek Sukodadi bersama petugas PDAM wilayah Sukodadi turut mendatangi TKP, di antaranya Ka SPKT Polsek Sukodadi Aipda Teguh BP, Kanit Reskrim Bripka M.K. Khotim, serta petugas PDAM setempat.
“Adapun langkah yang telah dilakukan Polsek Sukodadi meliputi menerima pengaduan, mendatangi TKP, membuat laporan kejadian, serta melaporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan,” pungkas Iptu Sokeb.(lut)
Editor: Zainul Lutfi
Sumber:WWW.POJOK KIRI.COM DAN KORAN HARIAN POJOK KIRI

