Pojokkiri.com

Profil Brigjen Pol. Yusuf: Jenderal asal Solokuro Lamongan yang Jadi Wakapolda Kalimantan Utara

 

Brigjen Pol. Yusuf, S.I.K., M.Hum.(istimewa)

 

Lamongan, Pojokkiri.com-Gerbong mutasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali membawa putra terbaik daerah ke posisi strategis. Brigjen Pol. Yusuf, S.I.K., M.Hum., perwira tinggi kelahiran Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, kini resmi mengemban amanah baru sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kalimantan Utara (Kaltara).

Jenderal bintang satu alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1993 ini dipercaya menduduki jabatan tersebut berdasarkan Keputusan Kapolri Nomor: KEP/351/II/2026 sejak tanggal 27 Februari 2026. Dirinya menggantikan posisi Irjen Pol. Andries Hermanto yang beralih tugas ke Bareskrim Polri.

Profil dan Tanah Kelahiran

Lahir di Lamongan pada 2 November 1970, Brigjen Pol. Yusuf merupakan sosok kebanggaan warga Kecamatan Solokuro. Di kalangan korps korps baju cokelat, ia dikenal sebagai perwira yang memiliki spesialisasi dan keahlian mendalam di bidang Lalu Lintas (Lantas).

Sebelum ditarik ke Bumi Benuanta (julukan Kaltara), jabatan terakhirnya adalah sebagai Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri.

Rekam Jejak Karier yang Cemerlang

Karier Brigjen Pol. Yusuf terbilang sangat matang dengan pengalaman memimpin berbagai satuan wilayah (Polres) serta Direktorat Lalu Lintas di sejumlah Polda tipe A. Berikut adalah riwayat jabatan penting yang pernah diemban olehnya:

Kapolres Madiun

Kapolres Banyuwangi

Wadirlantas Polda Jawa Timur

Dirlantas Polda Kalimantan Tengah

Dirlantas Polda Sumatra Utara

Analis Kebijakan Madya Bidang Jianma Korlantas Polri

Dirlantas Polda Metro Jaya

Dirregident Korlantas Polri

Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri (2021)

Wakapolda Kalimantan Utara (2026–Sekarang)

Siap Mengabdi di Perbatasan

Sebagai orang nomor dua di Polda Kaltara, Brigjen Pol. Yusuf mendampingi Kapolda Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy untuk menjaga kondusivitas keamanan, khususnya di wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Kombinasi pengalaman lapangan di bidang lalu lintas serta pengalaman akademis di Lemdiklat Polri diharapkan mampu membawa inovasi baru, khususnya dalam peningkatan pelayanan publik, keteraturan wilayah, serta penguata institusi Polri yang prediktif, responsif, dan transparan di Kalimantan Utara.(lut)

Editor: Zainul Lutfi