
Lamongan, Pojok Kiri.com- Puluhan orang mengalami keracunan, usai menghadiri acara lamaran berlangsung di rumah Hadiono di Dusun Purwokerto RT 11 RW 02, Desa Purwokerto, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Salah satu korban pun, meninggal dunia.
Berdasarkan data diperoleh, bahwa korban keracunan akibat menyantap makanan hajatan lamaran itu berjumlah 80 orang. Puluhan korban mendapatkan perawatan medis di klinik, rumah sakit dan rumah masing-masing.
”Terjadi diduga keracunan makanan dalam acara lamaran pinangan, Jumat 29 November 2024. Mereka ada dirawat di klinik, rumah sakit dan di rumah,” ucap Kapolsek Ngimbang, Iptu I Wayan Sumantra, SH, Selasa, 3 Desember 2024.
Kronologi kejadiannya, berawal hari Jum’at tanggal 29 November 2024 sekitar pukul 18.00 WIB, bertempat dirumah Hadiono, di Dusun Purwokerto Ngimbang, dilaksanakan kegiatan lamaran pernikahan yang dihadiri 80 orang tamu undangan.
Di acara lamaran tersebut, puluhan korban menyantap makanan dihidangkan dengan berbagai menu salah satunya, es buah.
Kemudian keesokan harinya, Sabtu (30/11) pagi 80 tamu undangan yang ikut menyantap es buah di acara lamaran pinangan tersebut mengalami mual mual, diare, kepala pusing dan sebagian berobat ke RSUD Ngimbang dan RSU AL-Aziz Jombang.
“Korban diberikan pertolongan cairan infus dan oksigen. Dan Alhamdulillah, pasien boleh pulang setelah dilakukan perawatan di IGD, ” kata Wayan.
Untuk korban Sarni (66) saat muntah-muntah dan diare, keluarganya akan membawa berobat ke RSUD Ngimbang, namun korban menolaknya. Pada akhirnya Senin (2/12/2024) pagi, sekitar pukul 04.00 WIB, korban Sarni meninggal dunia.
Keluarga juga sudah menerima kejadian tersebut sebagai musibah, dan tidak menuntut kepada pihak siapapun, apalagi korban dan si empu hajatan masih satu keluarga
“Pihak keluarga tidak keberatan dan menerima perihal kematian dengan membuat surat penolakan untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah almarhum,” sebutnya.(lut)

