
Lamongan, Pojok Kiri.com- Komplotan begal beraksi di Jalan Lamongrejo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan, Kamis pagi (19/8) pagi. Yang jadi korbannya adalah pengatur lalulintas swasta yang dikenal sebagai polisi cepek.
Usai berhasil membawa kabur motor korban, salah satu terduga begal berhasil ditangkap dan jadi bulan-bulanan warga hingga kondisinya kritis.
Mendapati warga yang mulai berdatangan para pelaku pun kabur. Namun, salah satu terduga pelaku berinisial BA panik. Ia yang kadung tertinggal oleh temannya yang naik motor.
BA yang berasal Braga, Bandung, Jawa Barat lantas berusaha lari menghindari massa. Aksi kejar kejaran pun terjadi antara puluhan massa dengan BA.
Pelakunya bahkan sempat sembunyi di sebuah warung. Namun lantaran aksinya diketahui BA pilih kabur.
Sejumlah warga yang geram mendengar masih ada begal yang beraksi pun langsung mengejar terduga pelaku.
Terduga pelaku pun langsung jadi bulan-bulanan warga. Beberapa warga bahkan memukuli wajah BA dan juga menendang kepala BA.Terduga pelaku kian tak berdaya dan mengalami perdarahan hebat.
Beberapa warga yang berada dilokasi, langsung telpon polres untuk meredam kondisi yang sudah riuh tadi.Tak berselang lama, datang sebuah mobil patroli. Polisi pun langsung membawa terduga pelaku ke UGD RSUD dr Soegiri Lamongan.
KBO Reskrim Polres Lamongan, Iptu Yusuf Efendi, S.T, M.H membenarkan adanya kasus pembegalan itu.
Namun, Yusuf belum bisa banyak berkomentar lebih jauh. Termasuk soal BA yang diduga merupakan salah satu kawanan pelaku begal.
Menurutnya polisi perlu mendalami keterangan dari saksi korban. Selanjutnya, akan diselidiki lebih lanjut terkait dengan adanya terduga pelaku lainnya.
“Yang jelas salah satu orang yang diduga pelaku sudah tertangkap massa. Kondisi terakhir masih dirawat di rumah sakit,”kata Yusuf.(lut)

