Pojokkiri.com, – SAMPANG – Pemerintah Kabupaten Sampang memantapkan sinergitas lintas lini untuk mempercepat Keterbukaan Informasi Publik (KIP) hingga tingkat akar rumput. Mengintegrasikan peran Diskominfo, Pemerintah Kecamatan di 14 Camat, dan Pemerintah Desa/Kelurahan di 180 Pj Kades & 6 Lurah, Pemkab Sampang optimistis mewujudkan target pembentukan 186 Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) yang mandiri dan adaptif teknologi.
Kepala Diskominfo Kabupaten Sampang, Amrin Hidayat, S.Kom., M.A.P., menegaskan pentingnya kolaborasi tiga pilar ini dalam membangun ekosistem digital desa.
“Pembentukan KIM di setiap desa adalah langkah strategis untuk membangun ekosistem komunikasi dua arah: menjadikan warga sebagai mitra aktif penyebar informasi resmi dan pencegah hoaks, sekaligus penggerak potensi ekonomi digital dan penyalur aspirasi desa dari tingkat akar rumput,” ujar Amrin.
Untuk menjamin keberlanjutan program, sinergi pembinaan dibagi secara rinci dan terstruktur, antaranya Diskominfo Sampang bertindak menyediakan regulasi, bimbingan teknis, fasilitasi domain situs web resmi (.kim.id), serta integrasi kanal publikasi daerah.
Sementara Pemerintah Kecamatan di 14 kecamatan, melalui kepala Camat bertindak sebagai Pembina Wilayah yang melakukan pengawasan, mengevaluasi laporan kinerja berkala, dan mengoordinasikan akselerasi pembentukan KIM di wilayah kerjanya.
Sedangkan Pemerintah Desa/Kelurahan melalui Pj Kades ataupun Kepala desa definitif hingga Lurah, wajib menfasilitasi pembentukan wadah, menerbitkan Keputusan (SK) Kepala Desa/Lurah, serta mengalokasikan dukungan pembinaan bagi pengurus KIM lokal.
Sinergi yang telah berjalan tercermin dari keberadaan 10 KIM Pelopor yang sudah mengantongi SK resmi serta aktif mengelola media digital mandiri.
Melalui kolaborasi berjenjang, Diskominfo bersama para Camat terus mendampingi pembentukan dan penataan administrasi bagi puluhan kelompok KIM di kecamatan lainnya
Dengan komitmen bersama antara Dinas, Camat, dan Pemdes, Diskominfo Pemkab Sampang optimistis seluruh 186 desa/kelurahan akan segera terhubung dalam ekosistem informasi publik yang kuat dan transparan. (Man/F-R)

