Pojokkiri.com

Temuan Lapangan, Banyak UPT Dinas di Pemprov Jawa Timur Tak Jalankan Tupoksi dengan Baik

Surabaya, Pojokkiri.com.-

Banyak UPT (Unit Pelaksana Teknis) milik OPD Pemprov Jawa Timur yang bertugas urus ekonomi ternyata tak maksimal dalam menjalankan program kerja.

Gara-gara tak maksimal tersebut, muncul keinginan pihak dari legislatif untuk dilakukan revitalisasi terhadap UPT-UPT yang tak maksimal di sektor perekonomian.

“Banyak UPT di mitra komisi B DPRD Jawa Timur kurang optimal dalam menjalankan tugasnya. Saya berharap untuk direvitalisasi. Mereka tidak optimal dalam menjalan core bussiness yang diamanatkan atau tidak optimal menjalankan tupoksinya,” ungkap anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Muhammad Arbayanto saat dikonfirmasi, Selasa (3/6/2025).

Mantan komisioner KPU Jawa Timur tersebut mengatakan, ironisnya lagi, saat kunjungan kerja di UPT mitra komisi B, pihaknya menemukan sejumlah UPT ada yg menjalankan kegiatan tidak sesuai dengan Tupoksi UPT.

“Banyak UPT yang lahannya luas namun terbengkalai karena tidak terpakai padahal jika dioptimalkan potensinya dengan support anggaran yang cukup akan memberikan nilai tambah besar bagi APBD maupun non-fiskal,”jelasnya.

Karena, lanjutnya mensupport aspek pemberdayaan ekonomi rakyat, seperti sejumlah UPT di Dinas Peternakan, Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan perlu lebih fokus lagi untuk menjalankan tupoksi untuk mensejahterakan rakyat.

Arbayanto mengungkapkan dalam kesempatan yang sama, pihaknya meendukung upaya Pemprop Jawa Timur untuk mendorong kegiatan yang mengarah pada terbukanya pasar eksport terhadap produk komoditas pertanian, perkebunan dan UMKM.

Sebab visi Jawa Timur sebagai gerbang baru perekonomian jangan hanya diorientasikan pada Jawa Timur sebagai bufferstock penopang kebutuhan domestik saja. “Faktanya import kita lebih tinggi daripada eksport. Produk masyarakat Jawa Timur harus ditingkatkan nilai tambahnya dengan masuk pasar eksport. Sangat merugi kalau kita hanya dijadikan penyangga pasar domestik sementara pasar eksport diambil propinsi lain,” jelasnya.(wan)