
Bangkalan, Pojok Kiri
Masalah keterbatasan akses air bersih di wilayah pedesaan terus menjadi atensi serius dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 0829/Bangkalan. Memasuki hari kedua pelaksanaan, Satgas TMMD melakukan akselerasi pembangunan sumur bor dan tandon air di Madrasah Diniyah Bahrul Ulum, Dusun Buluh Bawah, Desa Buluh, Kecamatan Socah, Kamis (23/4/2026).
Pembangunan ini merupakan realisasi dari Program Unggulan Kasad yang fokus pada penyediaan fasilitas umum yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Dipilihnya lokasi madrasah bertujuan untuk mendukung higienitas santri serta kebutuhan ibadah warga di sekitar lingkungan pendidikan tersebut.
Sinergi Personel dan Masyarakat
Di lapangan, personel Satgas TMMD bahu-membahu bersama warga setempat. Kehadiran Babinsa Desa Buluh Koramil 0829-02/Socah, Sertu Mustain, menjadi jembatan koordinasi agar pengerjaan fisik tetap berjalan sesuai target tanpa mengabaikan kualitas konstruksi.
”Kami tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun kemanunggalan. Satgas TMMD bersama masyarakat terus bekerja maksimal agar fasilitas ini segera selesai dan bisa langsung dirasakan manfaatnya untuk menunjang aktivitas pendidikan dan ibadah,” ujar Sertu Mustain saat ditemui di lokasi pengerjaan.

Dampak Jangka Panjang
Fasilitas sumur bor dan tandon air ini diproyeksikan menjadi solusi permanen bagi kendala air bersih yang kerap dirasakan saat musim kemarau. Dengan adanya penampungan air (tandon) yang memadai, distribusi air untuk kebutuhan harian madrasah maupun masyarakat sekitar akan lebih stabil dan terjamin kualitasnya.
Komitmen Satgas TMMD Ke-128 dalam menuntaskan sasaran fisik ini merupakan bagian dari strategi besar TNI dalam meningkatkan indeks pembangunan manusia di wilayah Kabupaten Bangkalan. Hingga berita ini diturunkan, pengerjaan terpantau berjalan aman dan tertib dengan antusiasme gotong royong warga yang tetap tinggi.

