Pojokkiri.com

Tragis! Petani Glagah Lamongan, Mati Kesetrum Jebakan Tikus di Lahan Pamong Desa

 

Polsek Glagah Polres Lamongan sedang olah TKP pada jasad Shodig di areal persawahan milik H.Khoiron.(POJOK KIRI/ZAINUL LUTFI)

LAMONGAN, POJOK KIRI.com-Kejadian orang meninggal karena kesetrum listrik jebakan tikus di sawah di Lamongan kerap terjadi.

Pemakaian listrik untuk jebakan tikus di sawah sudah dilarang. Namun, petani tetap menggunakan karena untuk membasmi hama tikus yang merusak tanaman padi.

Meski banyak resiko, termasuk kesetrum yang sampai meninggal. Kini dialami seorang petani bernama Sholig alias Supeno (51) warga Dusun Suwi RT 02 RW 02, Kecamatan Glagah.

Kejadian naas itu dialami korban Jumat 13 Desember 2024 sekitar pukul 19.00 WIB. Dengan lokasi kejadian perkara (TKP) di areal persawahan milik H.Khoiron (60) di Dusun Garangan, Desa Sudangan, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan.

Korban ditemukan H.Khoiron ketika dia hendak menyambangi korban yang sedang menjaga wini/bibit padi di sawahnya. Namun, ketika melintas di pematang sawahnya itu, H.Khoiron melihat korban tergeletak tak bergerak.

H.Khoiron yang berprofesi sebagai perangkat desa ini kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Glagah. Petugas Polsek Glagah mendapatkan laporan itu bersama petugas puskesmas mendatangi TKP untuk memeriksa kondisi korban.

Setelah dilakukan olah TKP diketahui korban dalam kondisi sudah meninggal dunia, kemudian jasad korban dibawah ke rumah duka di Dusun Suwi, Desa Sudangan, Kecamatan Glagah.

Kapolsek Glagah, Iptu Bambang Siswoyo, SH ketika dikonfirmasi Harian Pojok Kiri membenarkan kematian korban karena kesetrum listrik jebakan tikus tersebut.

“Betul, korban kesetrum listrik jebakan tikus yang dipasang di lahan persawahan milik H.Khoiron (60) di Dusun Garangan, Desa Sudangan, Kecamatan Glagah,” kata Bambang Siswoyo, Jumat (13/12/2024).

Ditambahkan Bambang, keluarga menerima musibah itu dan tidak mau jenazah korban diotopsi yang dibuktikan dengan membuat pernyataan. Dia menyatakan korban terkena listrik jebakan tikus di sawah yang dijaganya sendiri.

Bambang pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memasang jebakan tikus dengan memanfaatkan aliran listrik.

“Sudah banyak korban meninggal dengan penyebab yang sama. Dan ini harus disadari oleh masyarakat petani,” pungkasnya.(lut)