Pojokkiri.com

Ubi Bangkalan Diminati Malaysia dan Singapura, Petani Bisa Sejahtera

Surabaya, Pojokkiri.com –

Anggota DPRD Jawa Timur Harisandi Savari mengatakan, ekspor komoditi ubi dari Bangkalan ke Malaysia dan Singapura beberapa hari lalu diharapkan mampu mendatangkan kesejahteraan bagi petani di wilayah tersebut.

“Saya menyambut baik tentunya ekspor tersebut, mengingat komoditi ubi di Bangkalan ini sangat melimpah ruah. Kalau ini terus menerusnya tentunya petani di Bangkalan bisa sejahtera,” jelas politisi PKS ini, Senin (3/3/2025).

Pria yang juga ketua Kadin Pamekasan ini mengatakan, ekspor ini merupakan langkah strategis dalam upaya mendukung potensi komoditas pertanian di Kabupaten Bangkalan. “Ekspor ini juga menjadi bukti produk pertanian Bangkalan memiliki kualitas internasional,” terangnya.

Dibeberkan olehnya, perlu ada langkah jemput bola dari pemda ataupun pihak swasta untuk mengenalkan komoditas ubi asal Bangkalan tersebut sehingga bisa dikenal di luar negeri. “Saya yakin banyak negara akan memesan jika dilakukan promosi secara masif. Tak hanya ubi saja, bisa juga komoditi lainnya bisa diekspor ke luar negeri,” jelasnya.

Ubi hasil pertanian di Bangkalan diekspor ke Malaysia dan Singapura. Total ada 24 ton ubi dari berbagai jenis, di antaranya ubi jepun, ubi ungu, ubi golden, ubi cilembu dan baby potato.

Untuk menunjang pemenuhan komoditi tersebut dari Bangkalan, Pemkab sendiri sudah menyiapkan lahan pertanian berjuluk ‘Bang Jani’ seluas 3 hektare dengan produktivitas mencapai 15 ton per hektare. Produksi ini diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan ekspor 2-3 kontainer per bulan.

Ekspor ubi-ubian dari Bangkalan ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah, pengusaha muda, dan Kamar Dagang Indonesia. Ekspor ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan perekonomian daerah.(wan)

Berita Terkait

ANGGOTA DPRD SAMPANG PERIODE 2019-2024 RESMI DILANTIK, PIMPINAN SEMENTARA FADOL DAN AMIN

kurniawan pojokkiri.com

Masyarakat Madura Butuh Moda Transportasi Murah

Pemerintah Garap Migas di Madura, Bagi Hasil Pengelolaan Layak Ditambah