Jasad Rantiyo di temukan tidak beryawa di areal persawahan Desa Pamotan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Rabu (7/6/2023) malam.(Foto: Zainul Lutfi/Pojok Kiri.com)

Lamongan, Pojok Kiri.com- Kejadian meninggal mendadak kembali terjadi di Lamongan, Rantiyo (64) warga Dusun/Desa Pamotan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, ditemukan tergeletak tak bernyawa di sawah miliknya, Rabu (7/6/2023) malam.
Petani manula itu diduga meninggal akibat penyakit jantung. Korban bersama istrinya ke sawah untuk menyirami tanaman tembakaunya.
Sekira jam 15.00 wib, istri korban Rateni berpamitan pulang dan korban masih di sawah bertujuan mencari pakan ternak.
Namun hingga petang hari, korban tak kunjung pulang. Hal ini membuat istri korban cemas.
“Tapi sampai menjelang waktu Magrib, korban tidak kunjung pulang,” kata Kasihumas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro.
Rateni meminta bantuan kepada dua tetangganya, Noto dan Jianto untuk mencari korban ke sawah yang berada tak jauh dari rumah korban.
“Kedua saksi pun menemui Rantiyo sudah meninggal dunia dengan posisi terlentang di atas pakan ternak (suket),” imbuhnya.
Kejadian itu segera dilaporkan ke keluarga. Oleh perangkat desa, penemuan mayat ini dilaporkan ke petugas Polsek Sambeng.
Berdasarkan hasil identifikasi Polsek. Sambeng, polisi tidak menemukan adanya bekas kekerasan di tubuh korban. Rantiyo diduga meninggal lantaran penyakitnya kambuh.
“Keterangan dari Istrinya, korban sebelumnya memiliki riwayat sakit jantung,” jelasnya. Keluarga menyatakan menerima kematian korban dan menolak dilakukan otopsi. Malam itu juga, jasad korban langsung dimakamkan oleh warga. (lut)

