Pojokkiri.com

3 Hari Pencarian, Korban Tenggelam Ditemukan

Keterangan Foto: Petugas BPBD Tuban, BPBD Lamongan dan Polsek Laren mengevakuasi jasad Kartono dari bibir Sungai Bengawan Solo turut tanah Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jumat (11/11/2022). (lut)

Lamongan, Pojok Kiri – Kartono (60) warga Dusun Simo RT 01 RW 05, Desa Simorejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, yang dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo desa setempat, pada Selasa (8/11/2022) sekitar pukul 11.45 WIB, ditemukan dalam kondisi telah meninggal dunia.

Mayat korban ditemukan dua puluh lima kilometer dari awal mulai tenggelam di bantaran Sungai Bengawan Solo turut tanah Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jumat (11/11/2022).

Kapolres Lamongan AKBP Yakhub Silvana Delareksa, SIK yang di konfirmasi melalui Kapolsek Laren Iptu Jinanto, SH, menjelaskan bahwa korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Alhamdulillah, korban tenggelam di Desa Simorejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, yang dilaporkan hilang sudah ditemukan di wilayah kami di Tejoasri dalam keadaan meninggal.” tutur Jinanto, Jumat (11/11/2022).

Menurutnya, setelah dievakuasi selanjutnya mayat korban dibawa menuju ke Rumah Sakit dr Koesma Tuban.

Sebelum dilaporkan tenggelam, korban Kartono (60) warga Dusun Simo RT 01 RW 05, Desa Simorejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, korban sedang mandi di pinggir sungai Bengawan Solo yang diketahui Susanto (anak korban) dan Edi Sasminto (teman anak korban).

Sekitar pukul 12.15 WIB anak korban kembali ketempat korban mandi, korban sudah tidak ada di tempat semula.

Anak korban hanya melihat pakaian, celana, sandal dan sabun mandi di tepi sungai Bengawan Solo.

Perkiraan sementara korban terpeleset dan hanyut terbawa air, menginggat kondisi debet air di bendungan gerak Babat sedang naik dan deras dikarenakan pintu air Dam gerak terbuka semua dan korban mempunyai riwayat penyakit vertigo.(lut)