
Mojokerto, Pojokkiri.com : Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat(PUPR) Kota Mojokerto yang baru Feri Hendra Kurniawan, ST memastikan proyek anggaran rutin pembenahan jalan di Kota Mojokerto terus berlanjut pada tahun 2026 mendatang dan tahun mendatang Pihak PUPR akan menangani setidaknya ada 5 proyek besar meskipun anggarannya tak sebanyak tahun 2025, Khusus penanganan laporan jalan rusak pihaknya bekerja hampir sama dengan aplikasi Curhat Ning Ita namun juga menerima laporan dari media, LSM-ormas bahkan Kelompok masyarakat dan pihak lainnya di Kota Mojokerto.
Demikian penegasan dan komitmen Plt Kadis PUPR Kota Mojokerto yang baru dilantik pada pertengahan Oktober 2025 ini saat ditemui Grup media ini, pada Selasa (23/12/2025) dikantornya jalan Bypass Kota Mojokerto.
“Hingga akhir tahun 2025, anggaran rutin pembenahan jalan di Kota Mojokerto masih ada, kinerja kami terkait pembenahan jalan atas laporan atau temuan pihak kami sesuai arahan Walikota mirip dengan aplikasi Curhat Ning Ita, Ada Laporan, jelas pelapornya jelas gambar, foto atau videonya langsung kami survey hitungan jam saya pastikan sudah kami tangani dan benahi” jelas pria yang mengaku asli orang PU dan pernah jadi Leader proyek Taman Bahari Mojopahit(TBM) ini.
Saat ditanya media ini berapa anggaran yang disiapkan PUPR untuk menangani dan membenahi jalan yang rusak diseluruh Kita Mojokerto, Pejabat muda ini menyebut 2 miliar setahun namun tahun 2026 pihaknya mengajukan 3 miliar namun disetujui dibawah 2 miliar akibat terbatasnya anggaran yang ada.
“Selama ini anggaran penanganan dan pembenahan jalan rusak sangat banyak laporan dari berbagai pihak, namun selama ini tidak pernah kami benahi secara keseluruhan, sebab anggarannya terbatas dan harus cukup hingga setahun, sayangnya tahun 2026 mendatang sekitar 1,5 miliar akibat efisiensi pemerintah pusat dan dana transfer untuk Pemkot Mojokerto berkurang, terpaksa pihaknya juga ikut efisiensi dan menerapkan skala prioritas” jelasnya.
Disinggung proyek-proyek yang ditangani PUPR pada tahun 2026, Pejabat Muda ini menyebutkan setidaknya ada 5 proyek besar, namun anehnya menurunya tahun 2026 tidak ada pos anggaran untuk proyek Taman Bahari Mojopahit(TBM).
“PUPR tahun 2026 akan menangani dua proyek baru di Jalan Bhayangkara berupa Gedung Baznas-CSR dan Kantor BPBD, Menuntaskan proyek GOR Ahmad Yani berupa Tempat parkir dan 3 akses jalan masuknya serta meneruskan proyek Kolam Retensi Wilwatikta di Kedundung dan Masjid di Eks Kantor DPRD Kota Mojokerto, sedangkan Proyek Ikonik Taman Bahari Mojopahit sementara Nihil kelihatannya dalam PAK kelak ada tahun ini atau tahun 2027 mendatang baru dilanjutkan” pungkas Feri orang kepercayaan Walikota Ning Ita ini. (Mar-Adv)

