
Gresik, pojokkiri.com
Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M, panitia kurban Masjid Besar Darussalam, Desa Kedamean, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Kembali menyelenggarakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban. Pada tahun ini, masjid tersebut berhasil menghimpun dan menyembelih sebanyak 15 ekor sapi dan 32 ekor kambing.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (27/5/2026) pagi di halaman Masjid Besar Darussalam ini berjalan dengan khidmat, tertib, dan sesuai dengan syariat Islam.

Untuk memastikan proses penyembelihan berjalan syar’i dan ancar, pihak panitia memercayakan tugas penting sebagai petugas penyembelih (juru sembelih).
Proses eksekusi hewan kurban dilakukan dengan cekatan berkat pengalaman dan kesiapan para petugas di lapangan.
Keberhasilan syiar kurban tahun ini tidak lepas dari manajemen yang solid di bawah komando ketua panitia kurban Masjid Besar Darussalam, H. Siswanto.
Saat ditemui di lokasi, H. Siswanto mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas meningkatnya kepedulian sosial warga Desa Kedamean pada tahun ini.
”Alhamdulillah, Pada Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M ini ada peningkatan jumlah yang berkurban dibandingkan tahun lalu. Kami selaku panitia menerima amanah berupa 15 ekor sapi dan 32 ekor kambing. Ini adalah bukti nyata meningkatnya kesadaran beribadah dan berbagi di lingkungan kita,” Ujarnya.
Menurut H. Siswanto momen Idul Adha bukan sekadar ritual ibadah semata, melainkan wadah krusial untuk mempererat tali silaturahmi serta wujud nyata rasa syukur atas rezeki yang diberikan oleh Allah SWT.
Kerja keras seluruh jajaran panitia kurban Masjid Besar Darussalam terlihat dari sistematisnya alur kerja di lapangan. Mulai dari proses penyembelihan, pengulitan, pencacahan daging dan tulang, hingga penimbangan dan pengemasan ke dalam kantong plastik, semuanya dilakukan dengan standar kebersihan yang baik.
Untuk menghindari kerumunan dan menjaga ketertiban, Ketua Panitia, H. Siswanto, menjelaskan bahwa pendistribusian daging dilakukan secara terstruktur memanfaatkan basis data dari seksi sosial yang ada di masjid besar Darussalam dan basis data dari UFZ Yang akurat bagi yang berhak menerima.
”Daging kurban tidak dibagikan di masjid dan juga tidak menggunakan kupon untuk menghindari kerumunan dan antrean panjang, Melainkan didistribusikan langsung oleh para Panitia, daging tersebut langsung diantarkan ke pihak yang membutuhkan dan berhak yang menerima, Yang terutama yaitu orang fakir dan miskin berserta anak yatim dan Dhuafa berserta warga yang berhak menerimanya.
Ketua panitia, H. siswanto mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat yang telah berkurban pada tahun ini. Semoga rezeki nya bertambah banyak dan bisa berkurban lagi di tahun depan, Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia qurban masjid besar Darussalam atas kerja samanya yang telah meluangkan waktu dan tenaganya demi menyukseskan agenda besar tahunan ini. Sehingga rangkaian kegiatan ini, Bisa berjalan dengan baik dan lancar aman kondusif. Pungkasnya. (Ura/Dyo)

