
Situbondo,pojokkiri.com
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 23 Juli 2026, manajemen IHC RS Elizabeth Situbondo, menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap kenyamanan pasien anak di rumah sakit ternama tersebut.
Selain itu, mereka juga memberikan balon dan snack sehat kepada pasien anak yang sedang menjalani perawatan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk apresiasi dan kepedulian rumah sakit dalam memberikan pengalaman pelayanan yang lebih humanis, khususnya bagi pasien anak.
Senyum dan keceriaan anak-anak menjadi bagian penting dalam proses pemulihan selama menjalani masa perawatan di rumah sakit. Dengan membawa balon dan snack sehat, jajaran manajemen rumah sakit tak lupa juga menyapa secara langsung pasien anak di ruang perawatan.
Kehadiran manajemen diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak agar tetap ceria serta lebih nyaman selama menjalani proses pengobatan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi IHC RS Elizabeth, untuk terus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga memperhatikan aspek psikologis dan emosional pasien.
“Kami ingin memberikan sedikit kebahagiaan dan semangat kepada anak-anak yang sedang menjalani perawatan. Kami berharap melalui perhatian sederhana ini, mereka dapat tetap ceria dan memiliki semangat untuk segera pulih dan kembali berkumpul bersama keluarga,” ujar direktur IHC Rumah Sakit Elizabeth Situbondo, dr. M Syamsul Arifin, Kamis (23/7/2026).
Diketahui, pemberian balon dan snack sehat ini disambut dengan antusias oleh pasien anak dan keluarga. Keceriaan terlihat ketika anak-anak menerima balon dan snack sehat dari jajaran manajemen rumah sakit.
Sementara itu, melalui momentum Hari Anak ini, pihak rumah sakit berharap dapat terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, nyaman, dan penuh kepedulian, sekaligus menciptakan lingkungan rumah sakit yang lebih ramah bagi anak dan keluarga.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan dukungan terbaik, termasuk ketika mereka sedang berada dalam proses pengobatan dan pemulihan. (Inul)

