
Lamongan, Pojokkiri.com-Insiden kecelakaan kerja maut melanda fasilitas produksi milik PT Superior Prima Sukses (Biscon) di Desa Waru Kulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Peristiwa tragis yang terjadi pada Rabu (16/9/2026) tengah malam sekitar pukul 24.00 WIB tersebut kini merenggut dua korban jiwa dan menyebabkan lima pekerja lainnya luka serius.
Pada awal kejadian, satu pekerja dilaporkan meninggal dunia di lokasi. Namun dalam perkembangan terbaru, satu pekerja lain yang tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Lamongan juga dinyatakan meninggal dunia.
Pihak kepolisian bergerak cepat menangani kasus ini. Saat dikonfirmasi oleh Wartawan POJOK KIRI, Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Adimas Firmansyah, menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti ledakan tersebut.
“Iya, kita lidik om,” ujar AKP Adimas melalui sambungan WhatsApp, pada Wartawan POJOK KIRI, Kamis (17/9/2026).

Seperti yang pernah ditulis POJOK KIRI sebelumnya, peristiwa mematikan ini bermula ketika para korban sedang melaksanakan aktivitas pekerjaan shift malam bersama-sama di dalam ruangan produksi. Tanpa diduga, sebuah tabung alat kerja meledak hebat hingga memicu kobaran api dan hawa panas yang menyebar cepat di area sekitar ruangan.
Akibat ledakan dahsyat tersebut, seorang pekerja bernama M. Sharul Fahni (25), warga Dusun Gerdu, Desa Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka yang dideritanya.
Sementara itu, enam pekerja lain yang berada di ruangan yang sama mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh. Mereka langsung dievakuasi ke RSM Lamongan untuk mendapatkan penanganan medis darurat, sebelum akhirnya salah satu dari korban luka tersebut dilaporkan mengembuskan napas terakhir di rumah sakit. Satreskrim Polres Lamongan bersama tim ahli kini tengah mendalami kelayakan alat kerja dan prosedur keselamatan (K3) di pabrik penghasil bata ringan tersebut.(lut)
Editor: Zainul Lutfi

