Pojokkiri.com

Kolaborasi Pendidikan | Jawa Timur Perkuat Program T-CARE untuk Tingkatkan Ketahanan Mental dan Kesiapan Kerja Siswa SMK

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bertemu Singapore International Foundation bahas kelanjutan program T-CARE

Surabaya Pojokkiri.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menggelar pertemuan strategis dengan Singapore International Foundation (SIF). Pertemuan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat keberlanjutan program T-CARE (Teacher Counselling and Building Students’ Resilience in Education), sebuah inisiatif yang selama ini berfokus pada peningkatan kapasitas guru SMK dalam pendampingan peserta didik.

Dalam suasana diskusi yang hangat dan produktif, Khofifah menegaskan bahwa penguatan kualitas konseling di sekolah vokasi sangat esensial untuk membentuk karakter dan kesiapan mental siswa menghadapi dunia kerja yang terus berkembang. Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap komitmen SIF yang terus mendampingi Jawa Timur dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif dan humanis.

Program T-CARE dirancang untuk memberikan pendampingan menyeluruh kepada siswa SMK, mulai dari penguatan ketahanan mental, pengembangan karakter, hingga kesiapan kerja. Melalui program ini, guru konselor dibekali metode konseling modern dan strategi yang relevan dengan tantangan pendidikan saat ini.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menyampaikan bahwa program ini bukan hanya membantu meningkatkan kemampuan konselor, tetapi juga menciptakan jaringan pendidik yang saling mendukung dan terus berkembang. Aries menuturkan bahwa konseling yang efektif akan memberikan dampak signifikan terhadap kepercayaan diri dan ketangguhan siswa dalam menghadapi masa depan.

Hingga kini, sebanyak 590 guru konselor SMK di Jawa Timur telah mendapatkan pelatihan intensif melalui program T-CARE. Dari jumlah tersebut, 22 di antaranya terpilih sebagai Master Trainers dan telah mengikuti pelatihan lanjutan di Singapura untuk memperdalam kompetensi serta membawa pulang praktik terbaik pendidikan global.

Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen Jawa Timur dalam memajukan pendidikan vokasi yang tidak hanya fokus pada keterampilan teknis, tetapi juga kesejahteraan psikologis peserta didik. Pendekatan holistik ini diharapkan mampu menciptakan lulusan SMK yang lebih siap bersaing, berdaya tahan tinggi, dan memiliki karakter kuat.

Sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Singapore International Foundation menunjukkan bagaimana kolaborasi internasional dapat memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan. Program T-CARE terus diarahkan sebagai model pendampingan yang responsif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan generasi muda.

Melalui kerja sama yang berkelanjutan ini, Jawa Timur menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan belajar yang suportif, inklusif, dan mampu mengantarkan siswa SMK menuju masa depan yang lebih cerah (sul)

Berita Terkait

Ning Lia Tegas: Jawa Timur Baik-Baik Saja, Jangan ada Aksi Unfaedah

sukoto pojokkiri.com

MAKI Jatim, Guru Sebagai Benteng Antikorupsi: Pendidikan yang Menanamkan Kejujuran Sejak Dini

Khofifah Pastikan Distribusi Beras SPHP Merata, Jaga Stabilitas Harga Pangan Jatim