
Gresik, pojokkiri.com
Di bawah kepemimpinan Nurul Wafiyah, M.Pd., SMAN 1 Kedamean terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya bangsa. Hal ini dibuktikan melalui gelaran lomba Kreasi Tari Nusantara (SINARA) yang menjadi rangkaian utama peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 sekolah tersebut.
Acara yang berlangsung meriah di Auditorium, SMAN 1 Kedamean ini, Berhasil menarik antusiasme 40 peserta dari jenjang SD dan SMP sederajat. Kehadiran Nurul Wafiyah di tengah-tengah acara menjadi penyemangat bagi para peserta yang tampil memukau dengan beragam tarian daerah. Melawan Arus Budaya Asing dengan Karakter Bangsa.
Sebagai sosok di balik suksesnya acara ini, Kepala SMAN 1 Kedamean, Nurul Wafiyah, M.Pd., menegaskan bahwa, SINARA bukan sekedar ajang kompetisi. Baginya, kegiatan ini adalah benteng pertahanan bagi generasi muda di tengah gempuran budaya asing seperti K-Pop dan tren populer lainnya.
“Kami ingin menumbuhkan kembali rasa cinta generasi muda terhadap budaya bangsa yang sarat akan nilai-nilai luhur. Melalui seni tari tradisional, anak-anak kita ajak untuk mengenal, Dan mencintai, sekaligus melestarikan warisan leluhur Indonesia,” ujar Nurul Wafiyah.
Bagi Nurul Wafiyah, Pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya. Lomba SINARA ini dirancang sebagai wadah bagi siswa untuk mengekspresikan diri sekaligus memperkuat identitas nasional.
“Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan rasa nasionalisme serta membangkitkan kecintaan terhadap tanah air melalui pelestarian budaya nusantara, Tambah Kepala Sekolah yang dikenal visioner ini.
Melalui inisiatif Nurul Wafiyah, M.Pd., SMAN 1 Kedamean berkomitmen untuk tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga pribadi yang berkarakter, berbudaya, dan memiliki kebanggaan yang kuat terhadap bangsa dan negara. Pungkasnya. (Ura/Dyo)

