Pojokkiri.com

Soto Dhok Pak Di Pucuk: Kuliner Legendaris Langganan Bupati Lamongan yang Pertahankan Cita Rasa Tanpa Koya

 

Karyawati Soto Dhok Pak Di, Jl. Galang, Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk, Lamongan menunjukkan soto racikannya.(Zainul Lutfi for Pojok Kiri)

Lamongan, Pojokkiri.com-Bagi para pencinta kuliner yang melintasi kawasan Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, ada satu destinasi warung soto yang wajib disinggahi. Berlokasi di Jalan Galang, Kesambi, warung Soto Dhok Pak Di menyajikan kelezatan soto khas yang otentik dan buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Warung yang sudah berdiri sejak empat puluh tahun lalu ini ternyata bukan warung sembarangan. Kelezatan racikan sotonya telah memikat lidah orang nomor satu di Lamongan.

“Sudah buka empat puluh tahun lalu. Sering jadi langganan Bupati Lamongan,” ujar Ibu Sumiati, salah seorang karyawan senior di Soto Pak Di.

Nama unik “Soto Dhok” sendiri berasal dari kebiasaan sang penjual saat meracik hidangan. Ibu Sumiati menjelaskan bahwa setelah menuangkan kecap ke dalam mangkuk soto, botol kecap tersebut sengaja ditaruh kembali dengan cara ditumbuk atau disentakkan ke meja kayu hingga mengeluarkan bunyi “dok!”. Sensasi bunyi khas inilah yang melekat di ingatan para pelanggan hingga mereka menyebutnya soto dhok.

Berbeda dengan kebanyakan soto Lamongan modern yang identik dengan taburan bubuk koya, Soto Dhok Pak Di justru konsisten menolak penggunaan koya. Pihak warung memilih menggunakan daging ayam kampung asli untuk menjaga kemurnian rasa kuahnya.

“Soto Dhok Pak Di pakai ayam kampung dan tidak pakai koya. Karena koya bisa merusak cita rasa soto ayam,” tambah Sumiati.

Prinsip mempertahankan keaslian rasa ini rupanya disukai oleh Bupati Lamongan. “Pak Bupati jadi langganan setia. Dia kalau pesan tidak pakai koya,” tandasnya.

Sebagai pelengkap, satu porsi soto hangat ini disajikan dengan limpahan topping segar seperti kecambah (tauge), irisan bawang hijau, dan taburan bawang goreng yang renyah. Rasa gurihnya semakin sempurna dengan siraman kecap manis merek Laron—produk dari Tuban legendaris yang dikenal sebagai kecap paling enak dan paling populer di wilayah Lamongan dan sekitarnya.

Bagi Anda yang penasaran merasakan sensasi kuah kaldu ayam kampung murni berpadu dengan bunyinya yang nyaring, Soto Dhok Pak Di siap memanjakan lidah Anda dari pagi hingga sore hari.(lut)

Editor: Zainul Lutfi